- KASUS PENIPUAN JANJI KERJA DI PT LOTTE CHEMICAL, 10 ORANG JADI KORBAN, RUGI Rp.223 JUTA
- PASANG PAPAN TANPA NILAI ANGGARAN, KONTRAKTOR JALAN LEBAK SELATAN DITUDING UPAYA BUNGKAM MEDIA DENGAN UANG
- KOMITMEN BERANTAS NARKOBA, ASP LAW FIRM JALIN SINERGITAS DENGAN BNN PROVINSI BANTEN
- PATROLI PJR POLDA BANTEN BERHASIL TANGKAP DUA TERDUGA PENUSUKAN CALON PENUMPANG BUS
- KEPALA LAPAS CIBINONG DIPECAT, FASILITAS MEWAH DI BALIK TEMBOK PENJARA TERBONGKAR
- SERAGAM PERANGKAT DESA TIDAK SAMA DENGAN ASN, INI ATURAN RESMINYA
- KABEL PLN MENGGANTUNG RENDAH DI PINTU MASUK KANTOR DESA CIKANDE, LAPORAN SUDAH DISAMPAIKAN 3 MINGGU LALU NAMUN BELUM ADA TINDAKAN
- Sopir Ambulans P3K UPT Puskesmas Cikande Merangkap Pengelola Parkir, di Me Gacoan, Diduga Langgar Aturan.
- Iyan Baduy Mendesak BGN Tindak Tegas. Keamanan Pangan MBG Tak Boleh Ditawar-Tawar
- Dugaan Belatung dalam Makanan MBG di MI Al Hadid Lebak, Yayasan Hamim Center Akui dan Minta Maaf
Warga Perumahan Puri Teratai RW 03 Tunjukkan Kepedulian, Galang Dana untuk Korban Gempa NTT
PEMRED : Iyan Baduy
SERANG - Info Fakta News
Getaran bencana gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur beberapa waktu lalu tak hanya menyisakan puing dan duka, tetapi juga membuktikan bahwa kasih sayang antar-sesama tak terbatasi jarak.
Di tengah keprihatinan tersebut, warga Perumahan Puri Teratai, RW 03, bergerak tulus mengadakan kegiatan bakti sosial dan penggalangan dana untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 30 Agustus 2026 ini dipimpin langsung oleh Ketua RW, Heri Syafudin, didampingi Humas RW, Kamsidin, serta para Ketua RT dari 001 hingga 006.
Semangat kebersamaan terpancar nyata, warga berbondong-bondong menyisihkan sebagian rezekinya, bukan karena dipaksa, melainkan karena tersentuh hati nurani yang luhur.
"Mereka jauh di sana, namun rasa persaudaraan membuat mereka terasa dekat di hati. Sekecil apapun yang kita berikan, semoga menjadi penenang di tengah luka yang mereka rasakan," ujar salah satu warga.
Antusiasme yang luar biasa memperindah suasana. Inilah cermin bahwa di tengah kerasnya kehidupan, jiwa sosial dan kepedulian masih menjadi perhiasan yang tak ternilai.
Setiap rupiah yang terkumpul adalah wujud doa tulus: semoga saudara kita di NTT segera diberi kekuatan, kesabaran, dan kebangkitan yang cepat.
"Bencana adalah ujian, namun kepedulian kita adalah jawaban. Semoga apa yang diberikan menjadi ladang pahala dan meringankan beban saudara-saudara kita di sana," harap panitia.
Langkah kecil yang penuh makna ini mengingatkan kita, kita adalah satu keluarga. Saat saudara terluka, kita pun merasakannya. Itulah hakikat kemanusiaan yang sejati.
(Red)






