- Dugaan Manipulasi Titik Dapur MBG Banten, Kerugian Pengelola Capai 1,5 Miliar
- Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau, Pijar, Semoga Segera Ditemukan Dalam Keadaan Selamat.
- Kasus Hilangnya Kakak Beradik Di Banyuasin Terungkap, Dua Tahun Pencarian Berakhir Dengan Kenyataan Sedih.
- Bobol Warung Dini Hari, Empat Pelaku Curhat dan Penadah Ditangkap Polda Banten
- KASUS PENCULIKAN AKTIVIS UUN SELESAI DENGAN KEADILAN RESTORATIF, KUASA HUKUM KETUA DPRD LEBAK BERI APRESIASI LUAR BIASA
- Kasus Dugaan Penculikan Aktivis Uun Selesai Dengan Keadilan Restoratif, Empat Tersangka Bebas
- Warga Perumahan Puri Teratai RW 03 Tunjukkan Kepedulian, Galang Dana untuk Korban Gempa NTT
- Semarak Maulid Nabi di Perumahan Kayla, Kebersamaan dan Kekompakan Warga Menjadi Cermin Teladan
- PIJAR Hadiri Milad ke-6 PERWAST, Semoga Semakin Solid dan Bermanfaat bagi Insan Pers
- Sopir Angkot di Serang Jadi Korban Pengeroyokan, Bermula dari Senggolan Kendaraan
Warga Perumahan Puri Teratai RW 03 Tunjukkan Kepedulian, Galang Dana untuk Korban Gempa NTT
PEMRED : Iyan Baduy
SERANG - Info Fakta News
Getaran bencana gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur beberapa waktu lalu tak hanya menyisakan puing dan duka, tetapi juga membuktikan bahwa kasih sayang antar-sesama tak terbatasi jarak.
Di tengah keprihatinan tersebut, warga Perumahan Puri Teratai, RW 03, bergerak tulus mengadakan kegiatan bakti sosial dan penggalangan dana untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 30 Agustus 2026 ini dipimpin langsung oleh Ketua RW, Heri Syafudin, didampingi Humas RW, Kamsidin, serta para Ketua RT dari 001 hingga 006.
Semangat kebersamaan terpancar nyata, warga berbondong-bondong menyisihkan sebagian rezekinya, bukan karena dipaksa, melainkan karena tersentuh hati nurani yang luhur.
"Mereka jauh di sana, namun rasa persaudaraan membuat mereka terasa dekat di hati. Sekecil apapun yang kita berikan, semoga menjadi penenang di tengah luka yang mereka rasakan," ujar salah satu warga.
Antusiasme yang luar biasa memperindah suasana. Inilah cermin bahwa di tengah kerasnya kehidupan, jiwa sosial dan kepedulian masih menjadi perhiasan yang tak ternilai.
Setiap rupiah yang terkumpul adalah wujud doa tulus: semoga saudara kita di NTT segera diberi kekuatan, kesabaran, dan kebangkitan yang cepat.
"Bencana adalah ujian, namun kepedulian kita adalah jawaban. Semoga apa yang diberikan menjadi ladang pahala dan meringankan beban saudara-saudara kita di sana," harap panitia.
Langkah kecil yang penuh makna ini mengingatkan kita, kita adalah satu keluarga. Saat saudara terluka, kita pun merasakannya. Itulah hakikat kemanusiaan yang sejati.
(Red)






