- Pengguna Jalan Keluhkan Pengatur Jalan Di Pertigaan Lampu Merah Pintu Tol Cikande, Diminta Untuk Ditertibkan.
- Satresnarkoba Polres Serang Berhasil Ringkus Dua Pengedar Tembakau Sintetis dari Dua Wilayah Berbeda.
- Ajudan Gubernur Kaltim Asky Rizal Toding Mohon Maaf Secara Terbuka Atas Sikap Arogansi Yang Viral
- Ajudan Gubernur Kaltim Anggota Polri, Diduga Arogan Senggol Pendemo Di Halaman Masjid, Publik Desak Pemeriksaan Tegas.
- MUTASI PEJABAT UTAMA POLD A BANTEN. SERAH TERIMA JABATAN DILAKSANAKAN, INI DAFTAR PERGANTIANNYA
- KAPOLSEK CIKANDE JADI INSPEKTUR UPACARA DI SMPN 1 CIKANDE, KIRIM PESAN INSPIRATIF KEPADA PARA PELAJAR
- TOILET PUBLIK ALUN-ALUN RANGKASBITUNG DIBANGUN HAMPIR Rp1 MILIAR, TAPI TANPA AIR DAN TIDAK BISA DIGUNAKAN
- SATRESNARKOBA POLRES LEBAK AMANKAN PENGEDAR SABU, 18 PAKET BARANG BUKTI DIAMANKAN
- DIDUGA JADI KORBAN PENIPUAN LOKER PT NIPPON SEIKI INDONESIA, 14 ORANG LAPORKAN KE POLRES SERANG
- KONDISI PASAR BANJARSARI CIKANDE DIKRITIK. KEBERSIHAN TERABAIKAN, KANTOR TAK DIURUS, HANYA PUNGUTAN BIAYA YANG RUTIN
Sikapi Pelayanan Petugas Lapang Yang Dikeluhkan Pelanggan PLN, LMP Macab Serang Akan Berkirim Surat Permohonan Audiensi.
PEMRED : Iyan Baduy
SERANG - info Fakta news
Adanya keluhan beberapa pelanggang PLN atas sikap petugas lapangan yang diduga arogan dalam melaksanakan tugas di lapangan, jadi sorotan Ormas LMP Macab Serang.
Hal tersebut di sampaikan Iyan Kusyandi Wijaya, pada awak media di Markas Cabang LMP, pada Kamis ((19/3/26).
Menurut Iyan dirinya pun mengalami adanya penyampaian terkait keterlambatan pembayaran listrik oleh petugas berinisial (SKM), dengan menyampaikan kalimat yang dianggap tidak santun dan tidak profesional.
Dikatakan Iyan, sebenarnya dirinya pun sudah menerima aduan dari beberapa pelanggan serta mendapat informasi tentang sikap petugas lapangan tersebut.
Diantaranya dari warga, Kampung Pasir Mindi, kampung Sadang, kampung Kamurang serta wilayah Kecamatan Binuang.
Oleh karena itu kata pria yang akrab di sapa Iyan Baduy, sebagai lembaga sosial kontrol yang profisional terhadap pemangku kebijakan dan pemegang keputusan, LMP akan berkirim surat permohonan audiensi
Permohonan audiensi akan ditujuk ke kantor PLN ULP Cikande, agar melakukan evaluasi serta pengawasan lebih ketat lagi terhadap petugas di lapangan yang sebagian besar merupakan pekerja dari perusahaan mintra PLN.
Kejadian arogan petugas dilapangan ini kerap terjadi bahkan dengan kesewenang wenangan juga, seperti belum lama ini adanya pembongkaran meter listrik oleh petugas lapangan PLN terjadi di Cikande Permai, yang diduga tindakan tersebut melanggar dan tidak sesuai aturan.
Hal ini tentu merugikan warga sebagai konsumen atau pelanggan PLN, tapi sikap arogan seperti ini sering terjadi di lapangan.
Lebih lanjut Iyan katakan, apabila permohonan audiensi ini tidak mendapat respon dan tidak adanya perbaikan serta tindakan tegas yang dilakukan jajaran menegement PLN.
Iyan tegaskan, maka LMP akan menempuh dengan turun kejalan, dengan mengerahkan anggota untuk melakukan aksi unjuk rasa di kantor PLN ULP Cikande.
(Red)






