- Pengguna Jalan Keluhkan Pengatur Jalan Di Pertigaan Lampu Merah Pintu Tol Cikande, Diminta Untuk Ditertibkan.
- Satresnarkoba Polres Serang Berhasil Ringkus Dua Pengedar Tembakau Sintetis dari Dua Wilayah Berbeda.
- Ajudan Gubernur Kaltim Asky Rizal Toding Mohon Maaf Secara Terbuka Atas Sikap Arogansi Yang Viral
- Ajudan Gubernur Kaltim Anggota Polri, Diduga Arogan Senggol Pendemo Di Halaman Masjid, Publik Desak Pemeriksaan Tegas.
- MUTASI PEJABAT UTAMA POLD A BANTEN. SERAH TERIMA JABATAN DILAKSANAKAN, INI DAFTAR PERGANTIANNYA
- KAPOLSEK CIKANDE JADI INSPEKTUR UPACARA DI SMPN 1 CIKANDE, KIRIM PESAN INSPIRATIF KEPADA PARA PELAJAR
- TOILET PUBLIK ALUN-ALUN RANGKASBITUNG DIBANGUN HAMPIR Rp1 MILIAR, TAPI TANPA AIR DAN TIDAK BISA DIGUNAKAN
- SATRESNARKOBA POLRES LEBAK AMANKAN PENGEDAR SABU, 18 PAKET BARANG BUKTI DIAMANKAN
- DIDUGA JADI KORBAN PENIPUAN LOKER PT NIPPON SEIKI INDONESIA, 14 ORANG LAPORKAN KE POLRES SERANG
- KONDISI PASAR BANJARSARI CIKANDE DIKRITIK. KEBERSIHAN TERABAIKAN, KANTOR TAK DIURUS, HANYA PUNGUTAN BIAYA YANG RUTIN
Pengunjung Pasar Kota Rangkasbitung Agar Hati - hati Banyak Copet Berkeliaran.
PEMRED : Iyan Baduy
LEBAK - info fakta news
Mendekati hari Raya idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi yang tinggal dua pekan lagi, pasar kota Rangkasbitung Kabupaten Lebak mulai di padati pengunjung yang akan membeli kebutuhan lebaran nanti.
Situasi ramai pengunjung pasar ini dijadikan sebagai lahan untuk melakukan aksi jahat sekelompok tangan jahil atau copet yang biasa beraksi mengincar para targetnya di suasana padat kerumunan orang.
Seperti yang dialami salah satu pengunjung pasar, Solihat, ia telah kehilangan beberapa barang miliknya yang disimpan ditas coklat kecil dalam kantong plastik yang dibawanya.
Kejadian barang hilang tersebut diketahuinya setelah sebelumnya ada teriakan anak kecil yang mengatakan awas Bu copet, dan setelah mendengar teriakan tersebut ia melihat kantong plastik yang dibawanya sudah robek.
Dan ternyata tas coklat yang berisi emas yang baru dibelinya, uang tunai, kartu ATM milik dirinya dan anaknya, juga buku rekening bank semuanya raib dibawa sang pecopet yang tersimpan di dalam tas coklat kecil tersebut.
Kemudian kejadian ini pun di laporkan Solihat ke kantor polisi dan langsung ditindak lanjuti oleh jajaran Satreskrim Polres Lebak
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dilapangan, selama bulan ramadhan ini sudah beberapa kali pengunjung pasar yang kecopetan, dan sasarannya kebanyakan kaum perempuan yang lengah saat di tempat padat pengunjung dan berdesakan.
Pencopet biasa beraksi di sekitar tempat yang ramai pengunjung sekitar pertokoan emas dan pakaian yang kemungkinan dalam aksinya mereka tidak sendiri.
Menurut salah satu pengunjung seorang ibu pada awak media mengatakan, sering nya terjadi yang kecopetan membuat pengunjung pasar dari kaum perempuan merasa takut dan tidak nyaman.
"Ya kalau saya sih minta kepada pak polisi supaya bisa berjaga - jaga dan segera menangkap pencopet yang berkeliaran dipasar agar jadi aman, karena kamipun merasa resah kalau belanja di pasar kota Rangkasbitung kalau banyak copet ".
Ditambahkannya " sudah beberapa kali orang kecopetan tetapi belum ada satu pun copet yang ketangkap polisi, bahkan malah bertambah orang yang jadi korban copet".
(Red)






