- Pengguna Jalan Keluhkan Pengatur Jalan Di Pertigaan Lampu Merah Pintu Tol Cikande, Diminta Untuk Ditertibkan.
- Satresnarkoba Polres Serang Berhasil Ringkus Dua Pengedar Tembakau Sintetis dari Dua Wilayah Berbeda.
- Ajudan Gubernur Kaltim Asky Rizal Toding Mohon Maaf Secara Terbuka Atas Sikap Arogansi Yang Viral
- Ajudan Gubernur Kaltim Anggota Polri, Diduga Arogan Senggol Pendemo Di Halaman Masjid, Publik Desak Pemeriksaan Tegas.
- MUTASI PEJABAT UTAMA POLD A BANTEN. SERAH TERIMA JABATAN DILAKSANAKAN, INI DAFTAR PERGANTIANNYA
- KAPOLSEK CIKANDE JADI INSPEKTUR UPACARA DI SMPN 1 CIKANDE, KIRIM PESAN INSPIRATIF KEPADA PARA PELAJAR
- TOILET PUBLIK ALUN-ALUN RANGKASBITUNG DIBANGUN HAMPIR Rp1 MILIAR, TAPI TANPA AIR DAN TIDAK BISA DIGUNAKAN
- SATRESNARKOBA POLRES LEBAK AMANKAN PENGEDAR SABU, 18 PAKET BARANG BUKTI DIAMANKAN
- DIDUGA JADI KORBAN PENIPUAN LOKER PT NIPPON SEIKI INDONESIA, 14 ORANG LAPORKAN KE POLRES SERANG
- KONDISI PASAR BANJARSARI CIKANDE DIKRITIK. KEBERSIHAN TERABAIKAN, KANTOR TAK DIURUS, HANYA PUNGUTAN BIAYA YANG RUTIN
Tersinggung Dinasihati, Residivis di Bintan Tusuk Pria hingga Luka Serius
PEMRED : Iyan Baduy
BINTAN TIMUR - info fakta news
Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur Ipda Daeng Salamun menunjukkan barang bukti sebilah pisau yang digunakan pelaku US alias U (20) untuk menusuk korban, saat konferensi pers di Mapolsek Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Kamis (9/10/2025).
Seorang residivis kasus penganiayaan berinisial US alias U (20) kembali berurusan dengan polisi setelah menusuk seorang pria berinisial ZMR (40) di Kijang Kota, Kabupaten Bintan.
Akibat perbuatannya, korban mengalami luka serius di bagian leher dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kapolsek Bintan Timur AKP Khapandi, didampingi Kanit Reskrim Ipda Daeng Salamun, mengatakan bahwa pelaku melakukan aksinya dalam kondisi dipengaruhi minuman beralkohol.
“Tersangka merasa kesal dan marah kepada korban karena dinasihati serta disentuh di pipi dan kepalanya,” ujar AKP Khapandi di Mapolsek Bintan Timur, Kamis (9/10/2025).
Peristiwa itu terjadi pada 25 September 2025 di rumah kontrakan korban. Saat itu pelaku bersama beberapa rekannya sedang menenggak minuman beralkohol.
Ketika korban menegur agar mereka tidak ribut, pelaku tersinggung dan langsung menusuk leher korban menggunakan pisau.
Menurut Ipda Daeng Salamun, pisau tersebut sudah dibawa pelaku sebelumnya dan diselipkan di pinggang sebelah kiri.
“Motifnya masih kami dalami, namun dari keterangan sementara, pelaku mudah tersinggung dan menusuk korban empat kali di bagian leher,” kata Daeng Salamun.
Polisi telah mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau dan pakaian korban yang berlumuran darah.
Pelaku kini ditahan di Mapolsek Bintan Timur dan dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.
(Red)






