- DPW Ormas Badak Banten Gelar Raker, Perkuat Solidaritas, Wujudkan Organisasi Mandiri dan Bermanfaat bagi Masyarakat
- Dugaan Penyekapan dan Perampasan Barang, Subkontraktor Pembangunan KDMP Lapor Perlakuan Tidak Wajar Kades Nayagati
- Dugaan Penipuan Kepala Desa Ciginggang Ditangani DPMD, LSM GMBI Desak Tindakan Tegas
- Dakwaan Korupsi Tak Terbukti, Kuasa Hukum Minta Oya Masri Dibebaskan
- LSM GMBI Lebak Jalin Silaturahmi ke Polres Lebak, Tegaskan Komitmen Dukung Pemberantasan Korupsi
- Perbedaan Harga Pupuk Subsidi di Cilograng Jadi Sorotan, Diduga Ada Pelanggaran Aturan
- Gudang Cantika Luwu Utara Beroperasi Tanpa Izin, Warga Desak Penutupan dan Proses Hukum
- Mantan Direktur PDAM Lebak Dituntut 4 Tahun 6 Bulan, Kuasa Hukum Sebut, JPU Tidak Berperikemanusiaan.
- Polda Banten Tangkap Empat Pelaku Pencurian Sepeda Motor Terorganisir
- Buron 7 Bulan, Mantan Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Terkait Korupsi Rp1 Miliar
Ahli Gizi Dapur SPPG Bojong Menteng Raih Penghargaan Nasional, Harumkan Nama Lebak
PEMRED : Iyan Baduy
LEBAK – info Fakta news
Prestasi membanggakan dibidang kesehatan kembali ditorehkan salah satu warga di Kabupaten Lebak, Banten.
Seorang ahli gizi dari Dapur Umum SPPG Bojong Menteng, Desa Bojongmenteng, Kecamatan Leuwidamar, berhasil meraih penghargaan tingkat nasional sebagai Peserta Teraktif dalam kegiatan penguatan kapasitas tenaga pengawas gizi.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Novilia Aryani, ST, usai mengikuti kegiatan webinar penguatan kapasitas tenaga pengawas gizi SPPG Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diselenggarakan oleh LDP Gizi Svastha Harena pada tanggal 17–19 April 2026 lali.
Dalam kesempatannya, Novilia menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas capaian yang diraihnya.
“Saya sangat bersyukur atas penghargaan ini. Ini bukan hanya milik saya pribadi, tetapi juga untuk seluruh tim di Dapur Bojong Menteng serta masyarakat Desa Bojongmenteng yang selalu memberikan dukungan penuh,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keikutsertaannya dalam kegiatan nasional tersebut menjadi sarana penting untuk menambah wawasan dan meningkatkan kompetensi diri dalam menjalankan tugas.
“Melalui kegiatan ini, saya mendapatkan banyak ilmu baru yang sangat bermanfaat. Ilmu ini akan saya terapkan secara maksimal dalam pelayanan gizi, khususnya dalam mendukung suksesnya Program Makan Bergizi Gratis di daerah kami,” tambahnya.
Novilia juga berharap, pengetahuan yang didapat dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan di wilayah Kecamatan Leuwidamar.
“Harapan saya, ke depannya pelayanan gizi di desa kami bisa semakin baik dan profesional. Selain itu, kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang juga semakin meningkat demi kesehatan bersama,” tutupnya.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa tenaga kesehatan di daerah mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional, sekaligus berkontribusi besar dalam menyukseskan program-program strategis pemerintah di bidang kesehatan.
(HKZ)






