- Polsek Cikande Respon Cepat Aduan Masyarakat di 110, Pengendara Sepeda Motor Perempuan, Diikuti 3 OTK.
- Pengguna Jalan Keluhkan Pengatur Jalan Di Pertigaan Lampu Merah Pintu Tol Cikande, Diminta Untuk Ditertibkan.
- Satresnarkoba Polres Serang Berhasil Ringkus Dua Pengedar Tembakau Sintetis dari Dua Wilayah Berbeda.
- Ajudan Gubernur Kaltim Asky Rizal Toding Mohon Maaf Secara Terbuka Atas Sikap Arogansi Yang Viral
- Ajudan Gubernur Kaltim Anggota Polri, Diduga Arogan Senggol Pendemo Di Halaman Masjid, Publik Desak Pemeriksaan Tegas.
- MUTASI PEJABAT UTAMA POLD A BANTEN. SERAH TERIMA JABATAN DILAKSANAKAN, INI DAFTAR PERGANTIANNYA
- KAPOLSEK CIKANDE JADI INSPEKTUR UPACARA DI SMPN 1 CIKANDE, KIRIM PESAN INSPIRATIF KEPADA PARA PELAJAR
- TOILET PUBLIK ALUN-ALUN RANGKASBITUNG DIBANGUN HAMPIR Rp1 MILIAR, TAPI TANPA AIR DAN TIDAK BISA DIGUNAKAN
- SATRESNARKOBA POLRES LEBAK AMANKAN PENGEDAR SABU, 18 PAKET BARANG BUKTI DIAMANKAN
- DIDUGA JADI KORBAN PENIPUAN LOKER PT NIPPON SEIKI INDONESIA, 14 ORANG LAPORKAN KE POLRES SERANG
Polda Banten Gelar Latihan Sispam Mako dan Sispam Kota, Perkuat Kesiapsiagaan Personel
PEMRED : Iyan Baduy
SERANG - info fakta news
Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan.
Polda Banten menggelar latihan Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) dan Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) di Mapolda Banten, Selasa (30/09).
Kegiatan diawali dengan apel pagi dan arahan teknis, dilanjutkan simulasi penanganan situasi kontijensi berupa skenario penyerangan kelompok tidak dikenal (OTK) terhadap Mako Polda Banten.
Dalam simulasi tersebut, personel menempati plotingan masing-masing, melaksanakan prosedur peringatan dini, hingga penindakan terhadap massa yang bertindak anarkis.
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, menjelaskan bahwa latihan ini merupakan bentuk evaluasi kesiapan personel, sarana, dan prasarana kepolisian dalam mengantisipasi berbagai potensi ancaman.
“Sispam Mako dan Sispam Kota ini merupakan upaya preventif sekaligus responsif untuk memastikan seluruh personel siap menghadapi setiap situasi, termasuk penyerangan markas maupun potensi gangguan keamanan di wilayah perkotaan.
Dengan latihan ini, kita ingin memastikan prosedur pengamanan berjalan sesuai standar operasional dan melibatkan seluruh fungsi kepolisian secara terpadu,” ujar Irjen Pol Hengki.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa latihan tersebut melibatkan 1.333 personel gabungan dengan rincian 444 personel Sispam Kota dan 889 personel Sispam Mako yang terdiri dari berbagai satker Polda Banten, termasuk Ditsamapta, Ditintelkam, Ditreskrimum, Ditreskrimsus, Ditresnarkoba, Brimob, dan fungsi pendukung lainnya.
Simulasi mencakup berbagai tahapan, mulai dari deteksi dini, penghadangan, penggunaan Dalmas, hingga pengerahan satuan Brimob dan tim anti anarki untuk mengendalikan situasi.
Tim medis Biddokkes juga dilibatkan untuk memberikan pertolongan terhadap massa yang mengalami luka.
Kapolda menegaskan bahwa Polda Banten berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan mengedepankan langkah humanis, namun tetap tegas terhadap setiap tindakan anarkis.
“Latihan ini bukan sekadar formalitas, tetapi wujud nyata kesiapan Polda Banten dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutupnya.
(Red)






