- Proyek Siluman SAB Muncul di Bojongloa, Cisoka, Dinas Perkim Tangerang dan Pemenang Tender Diduga Ada Main Mata
- Sambut HUT ke-81 RI, Pemerintah Kecamatan euwidamar Silaturahmi ke Rumah Baca biMBA-AIUEO Baduy Ciboleger, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Persatuan
- 14 Tahun Menanti Terang, 55 KK di Musi Banyuasin Masih Hidup Tanpa Aliran Listrik
- Pelebaran Ruas Jalan Batankrajan Penompo, Langkah Nyata Pemkab Mojokerto Wujudkan Infrastruktur Berkualitas Bagi Masyarakat
- Terkait Dugaan Kekerasan Seksual di Maja, Polres Lebak: Perkara Sudah Ditangani Sesuai Prosedur, Tersangka Telah Ditetapkan
- Kawal Tata Kelola Publik, KUMALA Serang Gelar Aksi di Kejati Banten: Desak Evaluasi Total Dinas Kesehatan
- Ratusan Massa Kepung DPRD Lebak, Desak Usut Tuntas Kasus Dugaan Penculikan Aktivis Uun
- Diduga Keracunan Makanan MBG, Puluhan Murid TK dan SD di Deliserdang Dirawat di RS
- Kepala BNNK Deli Serdang Kombes Pol. Dr. Josua Tampubolon, S.H., M.H. Ucapkan Selamat Hari Anak Nasional 2026
- Kompleks Industri Jawilan Diduga Beroperasi Tanpa Izin dan Alih Fungsi Sawah Lindung, Pengamat Hukum, Ada Pembiaran Terstruktur
King Naga Apresiasi Dinkes Lebak, Atas Pelayanan Kemanusiaan Pasien BPJS yang Sempat Tertahan di RS Kartini
PEMRED : Iyan Baduy
LEBAK – Info Fakta News
Ketua LSM GMBI Distrik Lebak, King Naga, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak dan Kepala Puskesmas Muncang atas respons cepat dan langkah kemanusiaan yang diberikan terhadap pasien BPJS yang sebelumnya sempat tertahan di RS Kartini Lebak akibat persoalan administrasi dan/atau denda pelayanan.
Menurut King Naga, kehadiran dan langkah yang diambil Dinkes Lebak menjadi bukti bahwa pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap persoalan pelayanan kesehatan yang menyangkut hak masyarakat. Ia menilai penyelesaian tersebut harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
"Atas nama masyarakat, saya mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak yang telah menunjukkan kepedulian dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan. Kehadiran pemerintah sangat dibutuhkan ketika masyarakat menghadapi persoalan pelayanan kesehatan," ujar King Naga.
Meski memberikan apresiasi kepada Dinkes, King Naga menegaskan bahwa peristiwa yang dialami pasien BPJS tersebut tidak boleh dianggap selesai begitu saja. Menurutnya, perlu ada evaluasi terhadap sistem pelayanan rumah sakit swasta atau pemerintah agar tidak ada lagi pasien yang merasa dirugikan karena persoalan administrasi maupun mekanisme pembiayaan.
Ia menilai pelayanan kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara yang harus diberikan tanpa mengabaikan aspek kemanusiaan. Rumah sakit, kata dia, harus mampu menghadirkan pelayanan yang profesional sekaligus berorientasi pada keselamatan dan kepentingan pasien.
King Naga berharap seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Lebak menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran penting untuk memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mengajak semua pihak agar lebih mengedepankan komunikasi dan penyelesaian yang berpihak kepada kepentingan pasien.
"Dinkes sudah menunjukkan langkah yang patut diapresiasi. Ke depan, saya berharap seluruh rumah sakit menjadikan kemanusiaan sebagai prioritas utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," tegasnya.
Ia menambahkan, masyarakat berharap kejadian serupa tidak kembali terulang sehingga kepercayaan publik terhadap pelayanan kesehatan di Kabupaten Lebak semakin meningkat.
Sumber : Ketua LSM GMBI Distrik Lebak (King Naga)
(HKZ)






