- Proyek Siluman SAB Muncul di Bojongloa, Cisoka, Dinas Perkim Tangerang dan Pemenang Tender Diduga Ada Main Mata
- Sambut HUT ke-81 RI, Pemerintah Kecamatan euwidamar Silaturahmi ke Rumah Baca biMBA-AIUEO Baduy Ciboleger, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Persatuan
- 14 Tahun Menanti Terang, 55 KK di Musi Banyuasin Masih Hidup Tanpa Aliran Listrik
- Pelebaran Ruas Jalan Batankrajan Penompo, Langkah Nyata Pemkab Mojokerto Wujudkan Infrastruktur Berkualitas Bagi Masyarakat
- Terkait Dugaan Kekerasan Seksual di Maja, Polres Lebak: Perkara Sudah Ditangani Sesuai Prosedur, Tersangka Telah Ditetapkan
- Kawal Tata Kelola Publik, KUMALA Serang Gelar Aksi di Kejati Banten: Desak Evaluasi Total Dinas Kesehatan
- Ratusan Massa Kepung DPRD Lebak, Desak Usut Tuntas Kasus Dugaan Penculikan Aktivis Uun
- Diduga Keracunan Makanan MBG, Puluhan Murid TK dan SD di Deliserdang Dirawat di RS
- Kepala BNNK Deli Serdang Kombes Pol. Dr. Josua Tampubolon, S.H., M.H. Ucapkan Selamat Hari Anak Nasional 2026
- Kompleks Industri Jawilan Diduga Beroperasi Tanpa Izin dan Alih Fungsi Sawah Lindung, Pengamat Hukum, Ada Pembiaran Terstruktur
Kecelakaan Lalu Lintas Tunggal di Lebak Tewaskan Satu Orang, Diduga Akibat Perbaikan Jalan Tanpa Rambu Peringatan dan Penerangan Jalan
PEMRED : Iyan Baduy
LEBAK – info Fakta news
Sebuah kecelakaan lalu lintas yang menyedihkan terjadi di ruas Jalan Raya Kabupaten, tepatnya jalan Bojong Leles–Gunung Kencana, di Kampung Cipetey, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, pada Jumat malam, 29 Mei 2026 sekitar pukul 23.13 WIB. Peristiwa ini merenggut nyawa seorang pengendara yang meninggal dunia di tempat kejadian.
Berdasarkan informasi yang tersebar luas di media sosial, kecelakaan ini diduga terjadi karena kondisi jalan yang sedang dalam proses perbaikan, namun belum dilengkapi dengan rambu peringatan maupun penerangan yang cukup untuk memberi peringatan kepada pengguna jalan.
Warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian juga mengonfirmasi hal yang sama. Menurut mereka, di bagian jalan yang sedang dikerjakan sama sekali tidak ada tanda peringatan maupun lampu penerangan, sehingga sangat berbahaya bagi siapa saja yang melintas, terutama pada malam hari. Setelah kejadian, korban segera dibawa oleh warga ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Adjidarmo untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kepala Bagian Penegakan Hukum Lalu Lintas Satuan Lalu Lintas Polres Lebak, Ipda Aris Setyawan, S.H., ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut, yang dikategorikan sebagai kecelakaan tunggal.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di wilayah Cikulur. Kejadian ini diduga terjadi karena adanya pekerjaan perbaikan jalan yang tidak dilengkapi rambu peringatan dan pencahayaan yang memadai,” jelas Ipda Aris Setyawan.
Sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 12 Tahun 2019 tentang Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi, setiap pekerjaan pembangunan atau perbaikan jalan wajib dilengkapi dengan rambu peringatan, pagar pembatas, serta sarana penerangan. Hal ini bertujuan untuk menjaga keselamatan dan keamanan seluruh pengguna jalan yang melintas di lokasi pekerjaan.
Sementara itu, ketika dihubungi melalui pesan aplikasi untuk meminta tanggapan, Diding yang disebut sebagai pihak pelaksana pekerjaan perbaikan jalan di ruas tersebut tidak memberikan jawaban.
Sejumlah wartawan telah berusaha menghubunginya, namun pesan yang dikirimkan hanya terbaca tanpa ada tanggapan apapun. Sikap ini sangat disayangkan oleh banyak pihak.
Hingga berita ini diterbitkan, tim redaksi masih terus berupaya meminta keterangan resmi baik dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Lebak maupun pihak pelaksana proyek, untuk mengetahui secara jelas penerapan standar keselamatan kerja yang diterapkan dalam pekerjaan tersebut.
Warga setempat berharap peristiwa ini menjadi pelajaran berharga dan bahan evaluasi bagi semua pihak terkait. Mereka menuntut agar setiap proyek perbaikan jalan di wilayah Kabupaten Lebak selalu mengutamakan aspek keselamatan, bukan hanya mengejar target penyelesaian pekerjaan semata.
(Red)






