- Di Tengah HUT RI ke-81, Rp240 Triliun Program Kopdes Merah Putih Dinilai Celios : Kado Kemerdekaan yang Berpotensi Menjadi Beban Utang Seluruh Rakyat
- Dugaan Bunuh Diri Ternyata Pembunuhan Berencana, Polresta Tangerang Ungkap Kejahatan Kelam Kekasih Berkeluarga
- Semarak HUT RI ke-81: Kades Cikande Oman Saputra Gelar Turnamen Catur, Dibuka Resmi oleh Camat Cikande
- Komplotan Pencurian Besi di Cikande, Sosok Terkenal Mantan Direktur BUMDes, hingga Gaya Hidup Mewah yang Jadi Sorotan
- Bongkar Komplotan Pencurian Besi Senilai Rp135 Juta, Polsek Cikande Amankan 5 Tersangka Termasuk Penadah
- Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-28 BPPKB Banten DPC Serang, Pemred Info Fakta News, Tetap Jaga Persatuan, Kukuhkan Peran di Tengah Masyarakat
- Hasil Musyawarah Desa Gabus : Warga Dukung PT MPP, Namun Temukan Fakta Baru, Sungai Tetap Hitam Meski Perusahaan Tidak Berproduksi
- PPP Lebak Hadir di Tengah Kemarau, Warga Bintangresmi Terima Bantuan Air Bersih
- Belum Ada Pejabat PPID, Desa Parigi Kecamatan Cikande Dipertanyakan : Pengabaian Hak Informasi Warga Bertentangan UU KIP
- Jalin Kedekatan dengan Warga, Bhabinkamtibmas Desa Koper Luncurkan Program Warung Bhabinkamtibmas
Wakapolda Banten Hadiri Panen Raya Padi Organik PS-08, Perkuat Ketahanan Pangan dan Semangat Bela Nega
PEMRED : Iyan Baduy
PANDEGLANG - info fakta news
Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan menghadiri acara Panen Raya Padi Organik PS-08 seluas 753 hektar yang digelar oleh Yayasan Bhakti Bela Negara bersama Brigade Pangan Bhakti Bela Negara pada Rabu (11/02).
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Brigade Pangan Bhakti Bela Negara, Saung Tepi Sawah, Jalan Raya Carita, Desa Sukarame, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Acara panen raya diawali dengan penyerahan benih padi unggul PS-08, dilanjutkan dengan prosesi panen raya secara simbolis serta peresmian Gedung Bhakti Bela Negara sebagai pusat kegiatan dan pengembangan program ketahanan pangan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPW Yayasan Bhakti Bela Negara Provinsi Banten Sahruji, Ketua Pelaksana Suparwo Abdullah, Karo SDM Polda Banten Kombes Pol Ari Wibowo, Kapolres Pandeglang AKBP Dhyno Indra Setyadi, serta unsur Forkopimda Provinsi Banten.
Panen raya padi organik PS-08 seluas 753 hektar ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara elemen masyarakat, yayasan, dan aparat keamanan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Selain menghasilkan pangan sehat dan berkualitas, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para petani serta memperkuat kemandirian ekonomi daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan pertanian organik tersebut.
“Kegiatan Panen Raya Padi Organik PS-08 ini merupakan wujud nyata sinergi antara masyarakat, yayasan, dan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan. Ketahanan pangan adalah bagian penting dari ketahanan nasional, sehingga upaya seperti ini patut kita dukung dan kembangkan secara berkelanjutan,” ujar Hendra.
Ia menambahkan bahwa Polri siap mendukung program-program strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Polri, khususnya Polda Banten, berkomitmen untuk terus mendukung setiap langkah positif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat semangat bela negara. Melalui kolaborasi dan gotong royong, kita optimistis mampu mewujudkan Banten yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing,” tambahnya.
Dengan terselenggaranya panen raya dan peresmian Gedung Bhakti Bela Negara, diharapkan program Brigade Pangan Bhakti Bela Negara dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam membangun kemandirian pangan berbasis pertanian organik.
(Red)






