- Pengguna Jalan Keluhkan Pengatur Jalan Di Pertigaan Lampu Merah Pintu Tol Cikande, Diminta Untuk Ditertibkan.
- Satresnarkoba Polres Serang Berhasil Ringkus Dua Pengedar Tembakau Sintetis dari Dua Wilayah Berbeda.
- Ajudan Gubernur Kaltim Asky Rizal Toding Mohon Maaf Secara Terbuka Atas Sikap Arogansi Yang Viral
- Ajudan Gubernur Kaltim Anggota Polri, Diduga Arogan Senggol Pendemo Di Halaman Masjid, Publik Desak Pemeriksaan Tegas.
- MUTASI PEJABAT UTAMA POLD A BANTEN. SERAH TERIMA JABATAN DILAKSANAKAN, INI DAFTAR PERGANTIANNYA
- KAPOLSEK CIKANDE JADI INSPEKTUR UPACARA DI SMPN 1 CIKANDE, KIRIM PESAN INSPIRATIF KEPADA PARA PELAJAR
- TOILET PUBLIK ALUN-ALUN RANGKASBITUNG DIBANGUN HAMPIR Rp1 MILIAR, TAPI TANPA AIR DAN TIDAK BISA DIGUNAKAN
- SATRESNARKOBA POLRES LEBAK AMANKAN PENGEDAR SABU, 18 PAKET BARANG BUKTI DIAMANKAN
- DIDUGA JADI KORBAN PENIPUAN LOKER PT NIPPON SEIKI INDONESIA, 14 ORANG LAPORKAN KE POLRES SERANG
- KONDISI PASAR BANJARSARI CIKANDE DIKRITIK. KEBERSIHAN TERABAIKAN, KANTOR TAK DIURUS, HANYA PUNGUTAN BIAYA YANG RUTIN
Viral Kunjungan Kerja ke Bali, King Naga, DPRD Lebak Kurang Peka di Tengah Tekanan Ekonomi Rakyat
PEMRED : Iyan Baduy
LEBAK – Info Fakta News
Viralnya isu pelaksanaan kunjungan kerja anggota DPRD Kabupaten Lebak ke Pulau Dewata, Bali, memicu beragam tanggapan di kalangan masyarakat. Salah satu kritik keras disampaikan oleh aktivis yang dikenal dengan sapaan King Naga, yang menilai kegiatan tersebut kurang selaras dengan kondisi riil yang dihadapi warga.
Menurut King Naga, di tengah situasi ekonomi daerah yang masih menghadapi berbagai tantangan, setiap rupiah anggaran daerah seharusnya diprioritaskan demi kepentingan rakyat dan dialihkan ke program-program yang memberikan dampak nyata serta peningkatan kesejahteraan langsung bagi masyarakat luas.
“Di saat masyarakat masih berjuang menghadapi tekanan ekonomi, seharusnya para wakil rakyat mampu menunjukkan empati dan kepekaan sosial. Anggaran yang berasal dari uang rakyat wajib dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat pula,” tegas King Naga saat berbicara di hadapan awak media.
Ia pun meminta DPRD Kabupaten Lebak untuk segera menyampaikan penjelasan secara terbuka kepada publik. Hal ini meliputi tujuan utama, manfaat yang diharapkan, serta dasar hukum maupun teknis pelaksanaan kunjungan kerja tersebut — agar tidak berkembang spekulasi atau persepsi keliru di tengah masyarakat.
Bagi King Naga, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah merupakan pilar utama tata kelola pemerintahan yang baik. Oleh karena itu, setiap kegiatan yang menggunakan sumber daya negara harus dapat dipertanggungjawabkan secara rinci, terbuka, dan dapat dipantau oleh masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak DPRD Kabupaten Lebak belum merilis keterangan resmi terkait isu yang beredar maupun tanggapan atas kritik yang disampaikan. Redaksi masih terus berupaya melakukan konfirmasi guna mendapatkan penjelasan dari pihak yang berwenang, demi menjaga prinsip pemberitaan yang berimbang dan berdasar fakta.
Sebagai catatan, perbedaan pandangan terhadap kebijakan publik merupakan hal yang wajar dan merupakan bagian dari dinamika demokrasi. Namun demikian, segala bentuk tanggapan dan kritik diharapkan tetap disampaikan secara objektif, berlandaskan data yang sah, serta bersifat membangun demi kemajuan penyelenggaraan pemerintahan di daerah.
(Tim)






