- Pengguna Jalan Keluhkan Pengatur Jalan Di Pertigaan Lampu Merah Pintu Tol Cikande, Diminta Untuk Ditertibkan.
- Satresnarkoba Polres Serang Berhasil Ringkus Dua Pengedar Tembakau Sintetis dari Dua Wilayah Berbeda.
- Ajudan Gubernur Kaltim Asky Rizal Toding Mohon Maaf Secara Terbuka Atas Sikap Arogansi Yang Viral
- Ajudan Gubernur Kaltim Anggota Polri, Diduga Arogan Senggol Pendemo Di Halaman Masjid, Publik Desak Pemeriksaan Tegas.
- MUTASI PEJABAT UTAMA POLD A BANTEN. SERAH TERIMA JABATAN DILAKSANAKAN, INI DAFTAR PERGANTIANNYA
- KAPOLSEK CIKANDE JADI INSPEKTUR UPACARA DI SMPN 1 CIKANDE, KIRIM PESAN INSPIRATIF KEPADA PARA PELAJAR
- TOILET PUBLIK ALUN-ALUN RANGKASBITUNG DIBANGUN HAMPIR Rp1 MILIAR, TAPI TANPA AIR DAN TIDAK BISA DIGUNAKAN
- SATRESNARKOBA POLRES LEBAK AMANKAN PENGEDAR SABU, 18 PAKET BARANG BUKTI DIAMANKAN
- DIDUGA JADI KORBAN PENIPUAN LOKER PT NIPPON SEIKI INDONESIA, 14 ORANG LAPORKAN KE POLRES SERANG
- KONDISI PASAR BANJARSARI CIKANDE DIKRITIK. KEBERSIHAN TERABAIKAN, KANTOR TAK DIURUS, HANYA PUNGUTAN BIAYA YANG RUTIN
Viral di Medsos, Video Seorang Lelaki Setengah Bugil Di Acara Hajat Adat, Jadi Kecaman Warganet.
PEMRED : Iyan Baduy
SUKABUMI - info Fakta news
Viral di media sosial, sebuah video yang memperlihatkan seorang laki-laki setengah bugil di tengah acara hajatan di lingkungan Kasepuhan Ciptagelar menuai sorotan publik.
Kejadian tersebut dinilai sangat tidak pantas dan bertentangan dengan norma adat serta nilai kesopanan yang dijunjung tinggi oleh masyarakat kasepuhan Ciptagelar Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat.12/04/2026.
Sebagai salah satu kampung adat yang masih kuat menjaga tradisi leluhur, Kasepuhan Ciptagelar dikenal dengan kearifan lokal, tata krama, serta aturan adat yang ketat.
Oleh karena itu, munculnya peristiwa tersebut diduga mencederai marwah dan kehormatan lingkungan adat.
Dalam video yang beredar, tampak seorang pria berperilaku tidak pantas di tengah acara yang seharusnya berlangsung sakral dan penuh nilai adat.
Kejadian ini pun memicu beragam reaksi dari masyarakat, mulai dari rasa prihatin hingga kecaman terhadap tindakan yang dianggap mencoreng nilai budaya dan kearifan lokal.
Sejumlah warganet menyayangkan insiden tersebut, mengingat Kasepuhan Ciptagelar dikenal sebagai wilayah adat yang menjunjung tinggi norma, tradisi, dan etika.
Banyak pihak berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali, serta adanya perhatian dari pihak terkait untuk menjaga marwah budaya dan ketertiban dalam setiap kegiatan masyarakat.
Masyarakat pun berharap adanya klarifikasi dari pihak terkait serta langkah tegas untuk menjaga ketertiban dan kelestarian nilai-nilai budaya agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Selain itu, diimbau kepada seluruh pihak untuk tetap menghormati adat istiadat yang berlaku di setiap wilayah, khususnya di lingkungan masyarakat adat.
(HKZ)






