- Di Tengah HUT RI ke-81, Rp240 Triliun Program Kopdes Merah Putih Dinilai Celios : Kado Kemerdekaan yang Berpotensi Menjadi Beban Utang Seluruh Rakyat
- Dugaan Bunuh Diri Ternyata Pembunuhan Berencana, Polresta Tangerang Ungkap Kejahatan Kelam Kekasih Berkeluarga
- Semarak HUT RI ke-81: Kades Cikande Oman Saputra Gelar Turnamen Catur, Dibuka Resmi oleh Camat Cikande
- Komplotan Pencurian Besi di Cikande, Sosok Terkenal Mantan Direktur BUMDes, hingga Gaya Hidup Mewah yang Jadi Sorotan
- Bongkar Komplotan Pencurian Besi Senilai Rp135 Juta, Polsek Cikande Amankan 5 Tersangka Termasuk Penadah
- Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-28 BPPKB Banten DPC Serang, Pemred Info Fakta News, Tetap Jaga Persatuan, Kukuhkan Peran di Tengah Masyarakat
- Hasil Musyawarah Desa Gabus : Warga Dukung PT MPP, Namun Temukan Fakta Baru, Sungai Tetap Hitam Meski Perusahaan Tidak Berproduksi
- PPP Lebak Hadir di Tengah Kemarau, Warga Bintangresmi Terima Bantuan Air Bersih
- Belum Ada Pejabat PPID, Desa Parigi Kecamatan Cikande Dipertanyakan : Pengabaian Hak Informasi Warga Bertentangan UU KIP
- Jalin Kedekatan dengan Warga, Bhabinkamtibmas Desa Koper Luncurkan Program Warung Bhabinkamtibmas
Seorang Pria Di Jayanti Diamankan Polisi Setelah Menyerang Warga Dengan Mesin Gergaji Kayu Senso.
PEMRED : Iyan Baduy
TANGERANG - info fakta news
Seorang pria berinisial (MNR) diamankan Polisi karena menyerang warga yang merupakan Ketua Pemuda di kampung tempat pelaku berdomisili.
Berdasarkan informasi yang berhasil di himpun dilapangan kejadian berawal pada Sabtu malam sekitar pukul 23. 40 wib, melakukan mendatangi kontrakan di kampung Jayanti RT. 021 RW. 04.
Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, untuk meminta uang ke penghuni kontrakan dengan dalih meminta uang keamanan.
Pelaku mendatangi dalam keadaan mabuk dan meminta sambil marah-marah, karena merasa permintaannya tidak di respon para penghuni kontrakan ia akhirnya pergi.
Tidak lama kemudian pelaku datang lagi sambil membawa pisau, memghapiri para penghuni kontrakan dan membuat semua menjadi ketakutan.
Melihat situasi seperti itu beberapa warga berusaha menenangkan pelaku dan akhirnya pelaku pun menyerahkan sajam yang dibawa ke Maman yang merupakan ketua Pemuda.
Dan setelah itu pun pelaku kembali meninggalkan tempat, tetapi selang beberapa menit kemudian pelaku datang kembali dengan membawa gergaji kayu senso.
Sambil berteriak pelaku mengancam kepada semua yang ada di tempat tersebut dan akan menggergaji apabila menghalang-halanginya.
Saat didekati warga dan akan menyelamatkan mesin senso yang dibawanya, tiba-tiba pelaku menghidupkan mesin tersebut.
Dan mengejar beberapa warga yang kumpul di tempat tersebut sehingga semua berlari untuk mengamankan diri.
Namun naas bagi Maman, saat dirinya di kejar pelaku ia terjatuh dan diserang pelaku dengan mengayunkan senso ke beberapa bagian tubuhnya.
Akibat serangan tersebut korban mengalami luka dibagia pundak, leher, paha robek, dan dua jari.
Selanjutnya warga membawa korban ke Puskesmas Cikande untuk mendapatkan perawatan.
Pelaku (MNR) dapat dilumpuhkan warga dan mengambil mesin senso, dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Cisoka.
Tidak lama kemudian petugas dari Polsek Cisoka tiba di TKP dan mengamankan pelaku ke Mapolsek guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
(Dede)






