- Pengguna Jalan Keluhkan Pengatur Jalan Di Pertigaan Lampu Merah Pintu Tol Cikande, Diminta Untuk Ditertibkan.
- Satresnarkoba Polres Serang Berhasil Ringkus Dua Pengedar Tembakau Sintetis dari Dua Wilayah Berbeda.
- Ajudan Gubernur Kaltim Asky Rizal Toding Mohon Maaf Secara Terbuka Atas Sikap Arogansi Yang Viral
- Ajudan Gubernur Kaltim Anggota Polri, Diduga Arogan Senggol Pendemo Di Halaman Masjid, Publik Desak Pemeriksaan Tegas.
- MUTASI PEJABAT UTAMA POLD A BANTEN. SERAH TERIMA JABATAN DILAKSANAKAN, INI DAFTAR PERGANTIANNYA
- KAPOLSEK CIKANDE JADI INSPEKTUR UPACARA DI SMPN 1 CIKANDE, KIRIM PESAN INSPIRATIF KEPADA PARA PELAJAR
- TOILET PUBLIK ALUN-ALUN RANGKASBITUNG DIBANGUN HAMPIR Rp1 MILIAR, TAPI TANPA AIR DAN TIDAK BISA DIGUNAKAN
- SATRESNARKOBA POLRES LEBAK AMANKAN PENGEDAR SABU, 18 PAKET BARANG BUKTI DIAMANKAN
- DIDUGA JADI KORBAN PENIPUAN LOKER PT NIPPON SEIKI INDONESIA, 14 ORANG LAPORKAN KE POLRES SERANG
- KONDISI PASAR BANJARSARI CIKANDE DIKRITIK. KEBERSIHAN TERABAIKAN, KANTOR TAK DIURUS, HANYA PUNGUTAN BIAYA YANG RUTIN
RSUD Balaraja Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis
PEMRED : Iyan Baduy
TANGERANG - info fakta news
RSUD Balaraja menggelar kegiatan bakti sosial berupa operasi bibir sumbing dan sumbing langit-langit secara gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mendukung program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Tangerang, Jumat (23/5/2025).
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid yang hadir langsung pada kegiatan tersebut menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh jajaran RSUD Balaraja atas inisiatif luar biasa ini.
Kegiatan ini juga bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan dan masa depan anak-anak.
“Hari ini, Jumat yang penuh berkah, saya hadir untuk menyaksikan langsung kegiatan bakti sosial yang sangat mulia ini. Ada 23 pasien, mulai dari usia 3 bulan hingga 26 tahun, yang mendapat layanan operasi bibir sumbing secara gratis. Tidak hanya operasi, pasien juga mendapatkan pengobatan lanjutan, bantuan sembako,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.
Dia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menyentuh aspek kesehatan fisik, tetapi juga berdampak besar terhadap kondisi psikologis anak-anak.
Anak-anak yang tadinya malu dan tidak percaya diri karena kondisi mereka, setelah operasi diharapkan aspek psikologisnya akan berubah dan lebih percaya diri.
“Anak-anak yang sebelumnya merasa rendah diri, kini punya harapan dan motivasi baru untuk tumbuh dan berkembang lebih baik,” imbuhnya.
Lanjut dia, selain operasi bibir sumbing, RSUD Balaraja juga telah meluncurkan layanan pengantaran obat ke rumah pasien bekerja sama dengan JNE, guna mengurangi antrean dan meningkatkan kenyamanan layanan.
Berbagai terobosan yang dilakukan ini merupakan langkah awal untuk mewujudkan sistem pelayanan kesehatan yang lebih humanis, responsif, dan inklusif.
“Kita berencana memperluas program serupa di RSUD lainnya, termasuk RSUD Tigaraksa dan RSUD Pakuhaji, sebagai bagian dari komitmen peningkatan layanan kesehatan bagi seluruh warga,” tandasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Plh. Direktur Utama RSUD Balaraja, dr. Aang, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan 23 pasien, 20 di antaranya berasal dari Kabupaten Tangerang dan sisanya berasal dari Serang dan Bogor.
Pihaknya juga bekerja sama dengan Yayasan Ismail Trail dan didukung oleh tim dokter spesialis bedah plastik serta pertisipasi aktif seluruh tenaga medis dan manajemen RSUD Balaraja.
“Operasi bibir sumbing bukan hanya menyelesaikan masalah fisik, tetapi juga membantu anak-anak agar dapat bersosialisasi dengan lebih percaya diri. Kami berharap mereka bisa tumbuh menjadi pribadi yang sehat dan berdaya saing,” jelas dr. Aang.
(Red)






