- Di Tengah HUT RI ke-81, Rp240 Triliun Program Kopdes Merah Putih Dinilai Celios : Kado Kemerdekaan yang Berpotensi Menjadi Beban Utang Seluruh Rakyat
- Dugaan Bunuh Diri Ternyata Pembunuhan Berencana, Polresta Tangerang Ungkap Kejahatan Kelam Kekasih Berkeluarga
- Semarak HUT RI ke-81: Kades Cikande Oman Saputra Gelar Turnamen Catur, Dibuka Resmi oleh Camat Cikande
- Komplotan Pencurian Besi di Cikande, Sosok Terkenal Mantan Direktur BUMDes, hingga Gaya Hidup Mewah yang Jadi Sorotan
- Bongkar Komplotan Pencurian Besi Senilai Rp135 Juta, Polsek Cikande Amankan 5 Tersangka Termasuk Penadah
- Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-28 BPPKB Banten DPC Serang, Pemred Info Fakta News, Tetap Jaga Persatuan, Kukuhkan Peran di Tengah Masyarakat
- Hasil Musyawarah Desa Gabus : Warga Dukung PT MPP, Namun Temukan Fakta Baru, Sungai Tetap Hitam Meski Perusahaan Tidak Berproduksi
- PPP Lebak Hadir di Tengah Kemarau, Warga Bintangresmi Terima Bantuan Air Bersih
- Belum Ada Pejabat PPID, Desa Parigi Kecamatan Cikande Dipertanyakan : Pengabaian Hak Informasi Warga Bertentangan UU KIP
- Jalin Kedekatan dengan Warga, Bhabinkamtibmas Desa Koper Luncurkan Program Warung Bhabinkamtibmas
Program Ketapang Desa Junti, Kecamatan Jawilan Diduga Bermasalah, Kades Menghindar Saat LMP Datang Untuk Audiensi.
PEMRED : Iyan Baduy
SERANG - info fakta news
Dalam meningkatkan swasembada pangan bagi masyarakat di tingkat desa, pemerintah programkan ketahanan pangan di setiap pemerintahan desa.
Setelah program ini berjalan dua tahun, pemerintah pusat pertegas untuk alokasi program ketahanan pangan di anggarkan 20 % yang di ambil dari Dana Desa.
Hal ini di atur dalam permendes PDT nomor 2 tahun 2024, dengan dikelola oleh Bumdes.
Sebagai lembaga kontrol sosial yang profesional terhadap pemangku kebijakan dan pemegang keputusan.
LMP MACAB Serang terpanggil untuk ikut mengawal program tersebut agar sesuai dengan ketentuan yang sudah di buat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Desa.
Untuk hal ini LMP menyikapi dengan berkirim surat ke tiap desa permohonan audiensi, guna dapat mengetahui pelaksanaan kegiatan program Ketapang di desa.
Tetapi sayangnya masih ada desa yang terkesan tidak respon bahkan sudah masuk dalam kategori melecehkan terhadap LMP MACAB Serang.
Seperti yang dilakukan kades Junti yang melakukan sikap tidak terpuji ke Tim audiensi LMP MACAB Serang saat datang ke desa sesuai jadwal sudah di buat melalui surat yang dikirimkan sebelumnya.
Kades Jakra kemeja putih mengetahui surat Audiensi LMP, tapi pada saat pelaksanaan menghindar, diduga malah nongkrong di pabrik kaleng karena ada penerimaan karyawan
Menurut Sastra yang merupakan Tim LMP mengatakan pada saat dirinya mengantar surat audiensi ke kantor desa di terima Prades dan di sampingnya ada kades, bahkan diambil Poto untuk dokumentasi.
Tetapi kades Junti Jakra menunjukan raut muka seperti tidak suka ada surat audiensi dan bersikap acuh.
Sangat di sayangkan saat pelaksanaan audiensi tim LMP sudah datang ke kantor desa sesuai jadwal, Jakra sang kades tidak ada di tempat.
Padahal dua jam setengah sebelumnya audiensi sudah menemui Prades di kantor desa untuk memastikan audiensi kemudian kades di hubungi dan menyampaikan audiensi jadi sesuai jadwal pada pukul 13.30 wib.
Parahnya saat di tanya ke Prades yang ada di kantor desa jawabannya berbeda, yang satu mengatakan kades sedang rapat di Serang.
Dan yang satu lagi kasi umum mengatakan kades sedang ada di pabrik kaleng sedang ada penerimaan karyawan.
Hal ini di perkuat adanya warga yang hendak membawa pelamar kerja di hubungi kades ia sudah menunggu di pabrik kaleng.
Kelakuan kades Jakra yang telah melecehkan ormas LMP ini dengan menghindari tanpa memberikan perintah pada pradesnya untuk menerima atau menyampaikan pesan audiensi di tunda, telah membuat kecewa tim LMP.
Diketahui bahwa Program Ketapang desa Junti berdasarkan temuan dan informasi yang didapat di masyarakat, peternakan kambingnya di duga bermasalah.
Bahkan ada warga yang menyampaikan program Ketapang di desa Junti bermasalah, karena kambingnya pun diduga sudah tidak ada sama sekali.
Menyikapi sikap arogan kades Jakra LMP akan menindak lanjuti dengan membuat Laporan Pengaduan Ke Aparat Penegak Hukum dalam hal ini Polres Serang.
Dan akan melakukan aksi unjuk rasa dengan mengerahkan seluruh jajaran pengurus LMP bertempat di halaman kantor desa junti dalam waktu dekat ini.
Ditegaskan Romi selaku Kabid OKK LMP Macab Serang, tindakan tegas harus di lakukan karena sikap kades sudah tidak menghargai ormas kami.
Pungkas Romi.
(Red)






