- Di Tengah HUT RI ke-81, Rp240 Triliun Program Kopdes Merah Putih Dinilai Celios : Kado Kemerdekaan yang Berpotensi Menjadi Beban Utang Seluruh Rakyat
- Dugaan Bunuh Diri Ternyata Pembunuhan Berencana, Polresta Tangerang Ungkap Kejahatan Kelam Kekasih Berkeluarga
- Semarak HUT RI ke-81: Kades Cikande Oman Saputra Gelar Turnamen Catur, Dibuka Resmi oleh Camat Cikande
- Komplotan Pencurian Besi di Cikande, Sosok Terkenal Mantan Direktur BUMDes, hingga Gaya Hidup Mewah yang Jadi Sorotan
- Bongkar Komplotan Pencurian Besi Senilai Rp135 Juta, Polsek Cikande Amankan 5 Tersangka Termasuk Penadah
- Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-28 BPPKB Banten DPC Serang, Pemred Info Fakta News, Tetap Jaga Persatuan, Kukuhkan Peran di Tengah Masyarakat
- Hasil Musyawarah Desa Gabus : Warga Dukung PT MPP, Namun Temukan Fakta Baru, Sungai Tetap Hitam Meski Perusahaan Tidak Berproduksi
- PPP Lebak Hadir di Tengah Kemarau, Warga Bintangresmi Terima Bantuan Air Bersih
- Belum Ada Pejabat PPID, Desa Parigi Kecamatan Cikande Dipertanyakan : Pengabaian Hak Informasi Warga Bertentangan UU KIP
- Jalin Kedekatan dengan Warga, Bhabinkamtibmas Desa Koper Luncurkan Program Warung Bhabinkamtibmas
Polres Simalungun Didesak Bertindak Tegas, Dugaan Keterlibatan Oknum Kades JG dan Keluarga dalam Lingkaran Judi Bertahun-Tahun Jadi Sorotan Publik
PEMRED : Iyan Baduy
SIMALUNGUN – Info Fakta News
Desakan masyarakat kepada aparat penegak hukum kian menguat seiring dengan berkembangnya dugaan yang menyebut seorang oknum Kepala Desa berinisial JG atau Jepri Gultom beserta sejumlah anggota keluarganya terlibat dalam aktivitas perjudian.
Praktik tersebut diduga telah berlangsung bertahun-tahun, namun hingga saat ini belum tersentuh proses hukum yang jelas, sehingga memicu pertanyaan mengenai keseriusan penegakan aturan di wilayah tersebut.
Perhatian publik semakin meluas setelah beredarnya sebuah foto yang diklaim diambil pada tanggal 11 Juni 2026.
Gambar tersebut memperlihatkan sosok yang diduga adalah JG bersama seorang pria berinisial FG atau Francis Gultom, berada di lokasi yang dipercaya menjadi tempat berlangsungnya permainan judi tembak ikan sekaligus penjualan toto gelap .
Foto tersebut menyebar dengan cepat melalui berbagai platform media sosial dan grup percakapan warga, sehingga memicu beragam reaksi serta kekhawatiran di tengah masyarakat.
Sejumlah warga mengaku merasa kecewa dan prihatin, sekaligus mempertanyakan integritas seorang pejabat publik yang seharusnya menjadi teladan dan panutan dalam menjunjung tinggi norma serta hukum yang berlaku.
“Sebagai pemimpin dan pejabat publik, Kepala Desa memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan masyarakat. Oleh sebab itu, diperlukan penjelasan yang terang dan terbuka agar tidak memunculkan spekulasi yang berkepanjangan,” ujar seorang tokoh masyarakat yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Selain meminta klarifikasi dari pihak yang disebut dalam informasi tersebut, masyarakat juga mendesak Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto beserta jajarannya untuk memberikan perhatian serius terhadap kasus ini. Desakan yang sama juga ditujukan kepada Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., agar segera melakukan
(Red)






