- Di Tengah HUT RI ke-81, Rp240 Triliun Program Kopdes Merah Putih Dinilai Celios : Kado Kemerdekaan yang Berpotensi Menjadi Beban Utang Seluruh Rakyat
- Dugaan Bunuh Diri Ternyata Pembunuhan Berencana, Polresta Tangerang Ungkap Kejahatan Kelam Kekasih Berkeluarga
- Semarak HUT RI ke-81: Kades Cikande Oman Saputra Gelar Turnamen Catur, Dibuka Resmi oleh Camat Cikande
- Komplotan Pencurian Besi di Cikande, Sosok Terkenal Mantan Direktur BUMDes, hingga Gaya Hidup Mewah yang Jadi Sorotan
- Bongkar Komplotan Pencurian Besi Senilai Rp135 Juta, Polsek Cikande Amankan 5 Tersangka Termasuk Penadah
- Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-28 BPPKB Banten DPC Serang, Pemred Info Fakta News, Tetap Jaga Persatuan, Kukuhkan Peran di Tengah Masyarakat
- Hasil Musyawarah Desa Gabus : Warga Dukung PT MPP, Namun Temukan Fakta Baru, Sungai Tetap Hitam Meski Perusahaan Tidak Berproduksi
- PPP Lebak Hadir di Tengah Kemarau, Warga Bintangresmi Terima Bantuan Air Bersih
- Belum Ada Pejabat PPID, Desa Parigi Kecamatan Cikande Dipertanyakan : Pengabaian Hak Informasi Warga Bertentangan UU KIP
- Jalin Kedekatan dengan Warga, Bhabinkamtibmas Desa Koper Luncurkan Program Warung Bhabinkamtibmas
PLN ULP Cikande, Diminta Evaluasi Pelayanan Petugas Dilapangan Diduga Berbahasa Tidak Beretika Terhadap Pelanggan.
PEMRED : Iyan Baduy
SERANG - info Fakta news
Warga Desa Cikande, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang yang merupakan Pelanggan PLN menyayangkan pelayanan petugas dilapangan yang diduga penyampaian bahasa yang kurang beretika.
Hal ini disampaikan Iyan saat dirinya ada keterlambatan pembayaran di telpon seseorang yang mengaku petugas PLN dan menegur melalui WhatsApp dengan bahasa kurang beretika dalam penyampaiannya.
Dikatakan Iyan, saat itu dirinya ada keterlambatan pembayaran lewat satu bulan kemudian ada yang mengaku petugas PLN berinisial (SKM) dan menyampaikan kalimat yang dianggap tidak enak di dengar.
Lebih lanjut Iyan katakan, sebelumnya dirinya pun pernah ada juga ada keterlambatan pembayaran, tapi petugas yang memberitahu berinisial (TW) menyampaikan dengan bahasa yang cukup baik dan sopan.
Kata Iyan, seharusnya saat menyampaikan pemberitahuan terkait tagihan listrik hendaknya petugas dilapangan dapat menyampaikan dengan bahasa yang baik dan tidak menyinggung pelanggan.
Berdasarkan informasi yang berhasil di himpun dilapangan, (SKM) merupakan pekerja PT. Aliora Power yang merupakan mitra PLN ULP Cikande.
ditambahkan Iyan, atas sikap petugas seperti ini dirinya meminta PLN ULP Cikande untuk melakukan evaluasi terhadap perusahaan mitranya di lapangan yang tentunya bersentuhan langsung dengan pelanggan.
Dan melakukan tindakan tegas terhadap perusahaan yang sudah mempekerjakan pegawai yang tidak sesuai aturan dan arogan.
Terakhir Iyan sampaikan, apabila hal ini tidak juga mendapat respon, dirinya bersama lembaga sosial kontrol akan berkirim surat permohonan audiensi yang ditunjukan ke pimpinan PLN ULP Cikande.
Sampai berita ini terbit belum ada keterangan yang di sampaikan pihak PLN ULP Cikande.
(Red)






