- Proyek Pembangunan Ruas Jalan Sampai–Gunungkencana Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi, GMBI Layangkan Pengaduan ke Kejati Banten
- Isu Pungli Bansos Lebak, Sumber Informasi Tiba‑tiba Berbalik Pernyataan, Publik Makin Bertanya‑tanya
- Bertahun-tahun Rusak Parah, Jalan Pekan Arba Tembilahan Sering Jadi Penyebab Kecelakaan
- Spesialis Pembobol Rumah yang Meresahkan Warga Kibin Akhirnya Berhasil Diringkus Polisi
- DPW Ormas Badak Banten Gelar Raker, Perkuat Solidaritas, Wujudkan Organisasi Mandiri dan Bermanfaat bagi Masyarakat
- Dugaan Penyekapan dan Perampasan Barang, Subkontraktor Pembangunan KDMP Lapor Perlakuan Tidak Wajar Kades Nayagati
- Dugaan Penipuan Kepala Desa Ciginggang Ditangani DPMD, LSM GMBI Desak Tindakan Tegas
- Dakwaan Korupsi Tak Terbukti, Kuasa Hukum Minta Oya Masri Dibebaskan
- LSM GMBI Lebak Jalin Silaturahmi ke Polres Lebak, Tegaskan Komitmen Dukung Pemberantasan Korupsi
- Perbedaan Harga Pupuk Subsidi di Cilograng Jadi Sorotan, Diduga Ada Pelanggaran Aturan
Pengusaha Limbah Kayu Palet di Cikande Tempati Bahu Jalan, Diduga Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan.
PEMRED : Iyan Baduy
SERANG - info fakta news
Lapak limbah kayu palet yang berlokasi di Jl.Raya Cikande-Balaraja tepatnya di Kp. Kaman Ambon, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Serang, menyimpan barang dagangan diatas bahu jalan raya.
Keberadaan tumpukan kayu palet berpotensi terjadinya kecelakaan lalulintas
Karena tumpukan kayu palet disimpan asal tumpuk saja dan rentan terjadi ambruk.
Bukan itu saja karena tumpukan kayu palet berada di bahu jalan sangat membahayakan pengguna jalan terutama dari arah Serang menuju Balaraja.
Pantauan awak media dilapangan pada Selasa 5 Agustus 2025, ketika ada mobil yang sedang ngangkut barang, truk yang ngangkut kayu palet tersebut parkir di badan jalan dalam waktu yang lumayan cukup lama.
Truk yang sedang ngangkut limbah kayu palet, parkir di badan jalan
Berdasarkan informasi truk yang ngangkut parkir dibadan jalan raya sudah sering terjadi bila ada bongkar dan pengangkutan barang.
Padahal saat terjadi bongkar dan angkut barang, kendaraan yang melintas cukup ramai mengingat siang hari pada jam kerja atau waktu kebanyakan orang melakukan aktivitas.
Sangat disayangkan kondisi ini sudah terjadi lama seakan pemilik lapak tidak menghiraukan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Menurut salah satu warga yang namanya tidak bersedia diberitakan pada awak media mengatakan
"Apalagi malam hari di tempat tersebut minim penerangan jadi kalau pengguna jalan tidak hati-hati bisa kecelakaan karena banyaknya tumpukan kayu palet".
Warga berharap pemilik lapak segera membereskan tumpukan kayu palet dan tidak lagi tersimpan di bahu jalan.
(Red)






