- Dugaan Kebocoran Solar Subsidi di SPBU 74.911.60 Ujung Bulu Parepare Jadi Sorotan
- Dirut Radar Media Group, Semangat Galungan Harus Menjadi Inspirasi Membangun Bangsa
- Diduga Langgar Prosedur, Penerbitan SP2 bagi Relawan Sakit Seret Nama PIC Yayasan Pendidikan Akasyah
- LPPNRI Kampar Desak Inspektorat Transparan Soal Pemeriksaan SMPN 4 Tapung Hulu dan SMPN 6 Siak Hulu
- Rapat Penertiban TPPS Cisoka Digelar Tertutup, Komitmen Keterbukaan Informasi Dipertanyakan
- DPP LSM GEMPUR Desak Kejati Sumut Usut Dugaan Korupsi Dana Desa di Dua Desa Kabupaten Simalungun
- Ketua FPKB DPRD Blora Ucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H: Tingkatkan Kebaikan dan Jaga Akhlak Mulia
- LPM Control Social Gelar Aksi, Tuntut Kajari Gowa Mundur Terkait Dugaan Kriminalisasi Ilyas Sitaba
- Diduga Menyalahgunakan Wewenang, Pendamping Desa Parigi Dinilai Halangi Hak Warga Akses Informasi Dana Desa
- King Naga Apresiasi Langkah Hukum Firdaus Oiwobo, Tegaskan Penyelesaian Dugaan Fitnah Harus Lewat Jalur Legal
Pengguna Jalan Cirabit Keluhkan Pedagang Tumpah Pasar Cikande, Yang Berjualan di Badan Jalan.
PEMRED : Iyan Baduy
SERANG - info fakta news , Banyaknya pedagang yang berjualan subuh di badan jalan Cirabit dikeluhkan pengguna jalan.
Pasalnya waktu mereka berjualan bersamaan padatnya pengguna jalan dari arah Rangkasbitung menuju Cikande Asem yang akan melaksanakan aktivitas ketempat kerja.
Dari empat lajur jalan yang ada, dua lajur dipakai untuk yang berjualan ditambah parkir kendaraan dalam waktu lama, sehingga yang dapat dilalui hanya dua lajur, itupun dari arah Cikande Asem menuju Rangkasbitung.
Anehnya kondisi ini sudah berjalan menahun tapi tidak ada upaya dari Dishub Provinsi dan Kabupaten Serang, beserta Satpol PP Pemkab Serang untuk menertibkannya.
Mirisnya pihak pengelola pasar Cikande pun bukan menertibkan malah mereka meminta salar kepada para pedagang tersebut, yang akhirnya membuat pedagang merasa tidak masalah untuk jualan di tempat tersebut.
Salah satu pengguna jalan ditemui saat melintas pada awak media mengatakan, " sangat disayangkan keberadaan para pedagang yang menutupi badan jalan ini sudah bertahun-tahun tapi seakan dibiarkan, bahkan saat ini semakin bertambah sehingga membuat kondisi semakin carut marut saja "
Sampai berita ini publish, masih mengupayakan komunikasi dengan Dishub Provinsi Banten dan Kabupaten Serang.
(Red)






