- DPW Ormas Badak Banten Gelar Raker, Perkuat Solidaritas, Wujudkan Organisasi Mandiri dan Bermanfaat bagi Masyarakat
- Dugaan Penyekapan dan Perampasan Barang, Subkontraktor Pembangunan KDMP Lapor Perlakuan Tidak Wajar Kades Nayagati
- Dugaan Penipuan Kepala Desa Ciginggang Ditangani DPMD, LSM GMBI Desak Tindakan Tegas
- Dakwaan Korupsi Tak Terbukti, Kuasa Hukum Minta Oya Masri Dibebaskan
- LSM GMBI Lebak Jalin Silaturahmi ke Polres Lebak, Tegaskan Komitmen Dukung Pemberantasan Korupsi
- Perbedaan Harga Pupuk Subsidi di Cilograng Jadi Sorotan, Diduga Ada Pelanggaran Aturan
- Gudang Cantika Luwu Utara Beroperasi Tanpa Izin, Warga Desak Penutupan dan Proses Hukum
- Mantan Direktur PDAM Lebak Dituntut 4 Tahun 6 Bulan, Kuasa Hukum Sebut, JPU Tidak Berperikemanusiaan.
- Polda Banten Tangkap Empat Pelaku Pencurian Sepeda Motor Terorganisir
- Buron 7 Bulan, Mantan Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Terkait Korupsi Rp1 Miliar
Pengguna Jalan Cirabit Keluhkan Pedagang Tumpah Pasar Cikande, Yang Berjualan di Badan Jalan.
PEMRED : Iyan Baduy
SERANG - info fakta news , Banyaknya pedagang yang berjualan subuh di badan jalan Cirabit dikeluhkan pengguna jalan.
Pasalnya waktu mereka berjualan bersamaan padatnya pengguna jalan dari arah Rangkasbitung menuju Cikande Asem yang akan melaksanakan aktivitas ketempat kerja.
Dari empat lajur jalan yang ada, dua lajur dipakai untuk yang berjualan ditambah parkir kendaraan dalam waktu lama, sehingga yang dapat dilalui hanya dua lajur, itupun dari arah Cikande Asem menuju Rangkasbitung.
Anehnya kondisi ini sudah berjalan menahun tapi tidak ada upaya dari Dishub Provinsi dan Kabupaten Serang, beserta Satpol PP Pemkab Serang untuk menertibkannya.
Mirisnya pihak pengelola pasar Cikande pun bukan menertibkan malah mereka meminta salar kepada para pedagang tersebut, yang akhirnya membuat pedagang merasa tidak masalah untuk jualan di tempat tersebut.
Salah satu pengguna jalan ditemui saat melintas pada awak media mengatakan, " sangat disayangkan keberadaan para pedagang yang menutupi badan jalan ini sudah bertahun-tahun tapi seakan dibiarkan, bahkan saat ini semakin bertambah sehingga membuat kondisi semakin carut marut saja "
Sampai berita ini publish, masih mengupayakan komunikasi dengan Dishub Provinsi Banten dan Kabupaten Serang.
(Red)






