- Pengguna Jalan Keluhkan Pengatur Jalan Di Pertigaan Lampu Merah Pintu Tol Cikande, Diminta Untuk Ditertibkan.
- Satresnarkoba Polres Serang Berhasil Ringkus Dua Pengedar Tembakau Sintetis dari Dua Wilayah Berbeda.
- Ajudan Gubernur Kaltim Asky Rizal Toding Mohon Maaf Secara Terbuka Atas Sikap Arogansi Yang Viral
- Ajudan Gubernur Kaltim Anggota Polri, Diduga Arogan Senggol Pendemo Di Halaman Masjid, Publik Desak Pemeriksaan Tegas.
- MUTASI PEJABAT UTAMA POLD A BANTEN. SERAH TERIMA JABATAN DILAKSANAKAN, INI DAFTAR PERGANTIANNYA
- KAPOLSEK CIKANDE JADI INSPEKTUR UPACARA DI SMPN 1 CIKANDE, KIRIM PESAN INSPIRATIF KEPADA PARA PELAJAR
- TOILET PUBLIK ALUN-ALUN RANGKASBITUNG DIBANGUN HAMPIR Rp1 MILIAR, TAPI TANPA AIR DAN TIDAK BISA DIGUNAKAN
- SATRESNARKOBA POLRES LEBAK AMANKAN PENGEDAR SABU, 18 PAKET BARANG BUKTI DIAMANKAN
- DIDUGA JADI KORBAN PENIPUAN LOKER PT NIPPON SEIKI INDONESIA, 14 ORANG LAPORKAN KE POLRES SERANG
- KONDISI PASAR BANJARSARI CIKANDE DIKRITIK. KEBERSIHAN TERABAIKAN, KANTOR TAK DIURUS, HANYA PUNGUTAN BIAYA YANG RUTIN
Menjelang Musim Kemarau, Kapolsek Kopo Imbau Warga Hentikan Tradisi Bakar Sampah dan Lahan : Cegah Api Meluas Selamatkan Lingkungan
PEMRED : Iyan Baduy
SERANG – Info Fakta News
Menyambut datangnya musim kemarau yang ditandai dengan suhu udara yang semakin panas dan kelembapan menurun, Kapolsek Kopo Polres Serang, Iptu Aripin Simbolon, S.H., M.H., menyampaikan imbauan resmi kepada seluruh lapisan masyarakat di wilayah Kecamatan Kopo untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran.
Pihaknya secara tegas meminta warga menghentikan kebiasaan membakar sampah sembarangan serta pembakaran lahan, rumput kering di persawahan maupun kebun yang kerap menjadi pemicu awal bencana.
Dalam pernyataannya, Iptu Aripin Simbolon mengingatkan bahwa kebiasaan membakar sampah dan sisa tanaman yang dianggap sepele, pada kondisi cuaca yang kering dan berangin dapat dengan cepat membesar menjadi kebakaran hebat.
Hal ini tidak hanya merusak lingkungan, mencemari udara dan mengganggu kesehatan pernapasan, namun juga berpotensi meluas hingga membahayakan aset warga serta keselamatan jiwa.
“Di tengah cuaca yang semakin kering ini, satu percikan api kecil saja bisa berubah menjadi bencana yang sulit dikendalikan. Saya mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menahan diri dan meninggalkan kebiasaan membakar sampah maupun lahan, baik di pekarangan, jalan, persawahan maupun kebun,” ujar Kapolsek Kopo dengan nada tegas namun penuh kehangatan.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat beralih ke cara-cara yang lebih bijak dan ramah lingkungan dalam mengelola sampah maupun sisa tanaman, seperti memilah sampah yang bisa didaur ulang, menjadikan sisa tanaman sebagai kompos, atau meminta bantuan petugas kebersihan dan dinas terkait penanganan yang tepat.
Selain itu, warga diminta menjaga jarak aman antara bangunan dengan tumpukan bahan yang mudah terbakar, serta segera melapor ke pihak berwenang jika melihat asap atau api yang mencurigakan maupun ada oknum yang membakar lahan.
“Kewaspadaan dan kepatuhan kita adalah kunci utama keselamatan. Mari kita jaga lingkungan tempat kita tinggal bersama-sama, karena lingkungan yang aman dan asri adalah hak serta tanggung jawab kita semua. Kebakaran besar seringkali bermula dari kelalaian kecil, mari kita cegah sekarang juga demi masa depan yang lebih aman,” tambahnya.
Pihak Kepolisian Sektor Kopo juga menegaskan akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan, serta menindak tegas pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan yang melanggar aturan dan menimbulkan kerugian bagi orang lain.
Seluruh warga diimbau menjadi mata dan telinga di lingkungannya, serta segera menghubungi layanan darurat 110 atau pos keamanan terdekat jika menemukan indikasi kebakaran.
(Red)






