- Di Tengah HUT RI ke-81, Rp240 Triliun Program Kopdes Merah Putih Dinilai Celios : Kado Kemerdekaan yang Berpotensi Menjadi Beban Utang Seluruh Rakyat
- Dugaan Bunuh Diri Ternyata Pembunuhan Berencana, Polresta Tangerang Ungkap Kejahatan Kelam Kekasih Berkeluarga
- Semarak HUT RI ke-81: Kades Cikande Oman Saputra Gelar Turnamen Catur, Dibuka Resmi oleh Camat Cikande
- Komplotan Pencurian Besi di Cikande, Sosok Terkenal Mantan Direktur BUMDes, hingga Gaya Hidup Mewah yang Jadi Sorotan
- Bongkar Komplotan Pencurian Besi Senilai Rp135 Juta, Polsek Cikande Amankan 5 Tersangka Termasuk Penadah
- Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-28 BPPKB Banten DPC Serang, Pemred Info Fakta News, Tetap Jaga Persatuan, Kukuhkan Peran di Tengah Masyarakat
- Hasil Musyawarah Desa Gabus : Warga Dukung PT MPP, Namun Temukan Fakta Baru, Sungai Tetap Hitam Meski Perusahaan Tidak Berproduksi
- PPP Lebak Hadir di Tengah Kemarau, Warga Bintangresmi Terima Bantuan Air Bersih
- Belum Ada Pejabat PPID, Desa Parigi Kecamatan Cikande Dipertanyakan : Pengabaian Hak Informasi Warga Bertentangan UU KIP
- Jalin Kedekatan dengan Warga, Bhabinkamtibmas Desa Koper Luncurkan Program Warung Bhabinkamtibmas
LPPNRI Kampar Desak Inspektorat Transparan Soal Pemeriksaan SMPN 4 Tapung Hulu dan SMPN 6 Siak Hulu
PEMRED : Iyan Baduy
KAMPAR – Info Fakta News
Ketua Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI) Kabupaten Kampar, Daulat Panjaitan, mendesak Inspektorat Kabupaten Kampar untuk bersikap terbuka dan transparan kepada masyarakat terkait perkembangan hasil pemeriksaan terhadap SMP Negeri 4 Tapung Hulu dan SMP Negeri 6 Siak Hulu.
Desakan tersebut disampaikan Daulat Panjaitan pada Rabu (17/6/2026), menyusul adanya informasi bahwa penanganan persoalan yang sebelumnya ditangani aparat penegak hukum telah diserahkan kepada Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut Daulat, keterbukaan informasi kepada publik sangat penting agar masyarakat mengetahui sejauh mana proses pemeriksaan yang dilakukan oleh APIP, terutama terhadap dugaan permasalahan yang menjadi perhatian publik di kedua sekolah tersebut.
"Kami meminta Inspektorat Kabupaten Kampar untuk terbuka dan transparan kepada masyarakat terkait perkembangan pemeriksaan yang sedang dilakukan. Masyarakat berhak mengetahui sejauh mana proses penanganan yang telah dilakukan APIP," ujar Daulat Panjaitan.
Ia menegaskan, transparansi merupakan bagian penting dari prinsip tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance. Oleh karena itu, hasil pemeriksaan yang telah dilakukan APIP diharapkan dapat disampaikan kepada publik sesuai ketentuan yang berlaku.
LPPNRI juga menilai bahwa keterbukaan informasi akan menghindari munculnya berbagai spekulasi di tengah masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga pengawasan pemerintah daerah.
"Jangan sampai masyarakat bertanya-tanya mengenai perkembangan penanganan perkara yang telah diserahkan kepada APIP. Kami berharap Inspektorat dapat memberikan informasi yang jelas mengenai tahapan dan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan," tegasnya.
Daulat menambahkan, pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan keuangan negara harus dilakukan secara profesional, objektif, dan akuntabel. Karena itu, pihaknya berharap APIP dapat menjalankan tugas pemeriksaan secara independen serta menghasilkan rekomendasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
LPPNRI Kabupaten Kampar juga menyatakan akan terus mengawal proses pemeriksaan tersebut hingga terdapat kepastian mengenai hasil dan tindak lanjut yang dilakukan oleh pihak berwenang.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Inspektorat Kabupaten Kampar belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan maupun hasil pemeriksaan terhadap SMP Negeri 4 di Desa Danau Lancang, Kecamatan Tapung Hulu, dan SMP Negeri 6 Siak Hulu.
Masyarakat berharap proses pemeriksaan yang sedang berjalan dapat dilakukan secara transparan, profesional, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan guna menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pengawasan pemerintah.
HKZ






