- Di Tengah HUT RI ke-81, Rp240 Triliun Program Kopdes Merah Putih Dinilai Celios : Kado Kemerdekaan yang Berpotensi Menjadi Beban Utang Seluruh Rakyat
- Dugaan Bunuh Diri Ternyata Pembunuhan Berencana, Polresta Tangerang Ungkap Kejahatan Kelam Kekasih Berkeluarga
- Semarak HUT RI ke-81: Kades Cikande Oman Saputra Gelar Turnamen Catur, Dibuka Resmi oleh Camat Cikande
- Komplotan Pencurian Besi di Cikande, Sosok Terkenal Mantan Direktur BUMDes, hingga Gaya Hidup Mewah yang Jadi Sorotan
- Bongkar Komplotan Pencurian Besi Senilai Rp135 Juta, Polsek Cikande Amankan 5 Tersangka Termasuk Penadah
- Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-28 BPPKB Banten DPC Serang, Pemred Info Fakta News, Tetap Jaga Persatuan, Kukuhkan Peran di Tengah Masyarakat
- Hasil Musyawarah Desa Gabus : Warga Dukung PT MPP, Namun Temukan Fakta Baru, Sungai Tetap Hitam Meski Perusahaan Tidak Berproduksi
- PPP Lebak Hadir di Tengah Kemarau, Warga Bintangresmi Terima Bantuan Air Bersih
- Belum Ada Pejabat PPID, Desa Parigi Kecamatan Cikande Dipertanyakan : Pengabaian Hak Informasi Warga Bertentangan UU KIP
- Jalin Kedekatan dengan Warga, Bhabinkamtibmas Desa Koper Luncurkan Program Warung Bhabinkamtibmas
LMP Mada Banten, Bersama 3 Ormas Gelar Aksi Damai Di Depan Gedung DPRD Provinsi Banten.
PEMRED : Iyan Baduy
SERANG - info fakta news
Laskar Merah Putih Markas Daerah Banten dengan Ketum HM. Arsyad Channu, Kamada Rudi Ongky, bersama 3 Ormas Kota Serang.
Gelar aksi damai di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Banten, pada Senin (10/10/25).
Aksi yang mengatas namakan koalisi Oktober 2025, terdiri dari ormas LMP, GMAKS, KKPMP dan PPPKRI SAT BELA NEGARA.
Aksi menuntut dua isu krusial, yaitu Transparasi Anggaran Anggota Dewan dan Penguatan pungsi pengawasan terhadap masalah yang ada di Bank Banten.
Dalam aksi damai ini LMP Mada Banten, diwakili personil Macab Kota Serang dan Macab Kabupaten Serang, dibawah pimpinan Ketua Harian Mada Wilayah Barat, Bung Black.
Perwakilan LMP Mada Banten Iyan Baduy yang merupakan Ketua Markas Cabang Kabupaten Serang mengatakan.
" Aksi ini merupakan bentuk keprihatinan masyarakat terhadap dugaan minimnya keterbukaan informasi publik, khususnya terkait hak-hak finansial anggota dewan, serta lambatnya respons lembaga legislatif dalam menyikapi isu-isu keuangan daerah ".
lanjut Iyan " masyarakat menuntut transparasi dan publikasi terbuka terkait rincian seluruh komponen gaji dan tunjangan yang diterima anggota DPRD Banten ".
Tuntutan ini mencakup, uang representasi antara lain, rincian gaji pokok untuk pimpinan dan anggota Dewan.
Tunjangan keluarga dan beras, berupa tunjangan yang diberikan untuk keluarga dan pemenuhan kebutuhan beras.
Tunjangan jabatan dan alat kelengkapan, yang melekat pada jabatan dan penggunaan alat kelengkapan dewan.
Uang paket, berupa rincian biaya yang dialokasikan untuk aktivitas dan pekerjaan anggota dewan.
Dana operasional pimpinan DPRD, berupa rincian penggunaan dana operasional yang disediakan untuk ketua dan wakil ketua DPRD.
Penguatan fungsi pengawasan terkait Bank Banten DPRD Provinsi Banten untuk segera mengambil tindakan nyata sebagai pungsi pengawasan dan kepanjangan tangan rakyat.
Dengan segera memanggil Direktur Bank Banten secara resmi untuk mempertanggung jawabkan dugaan adanya beberapa permasalahan yang terjadi, seperti hilangnya dana nasabah dan masalah proyek.
Ditambahkan Iyan, DPRD Provinsi Banten harus peka dan cepat tanggap terkait informasi permasalahan yang berpotensi merugikan keuangan daerah dan kepercayaan publik.
Aksi berjalan dengan tertib aman terkendali, dengan pengawalan petugas dari Polres Kota Serang Polda Banten.
(Red)






