- Proyek Pembangunan Ruas Jalan Sampai–Gunungkencana Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi, GMBI Layangkan Pengaduan ke Kejati Banten
- Isu Pungli Bansos Lebak, Sumber Informasi Tiba‑tiba Berbalik Pernyataan, Publik Makin Bertanya‑tanya
- Bertahun-tahun Rusak Parah, Jalan Pekan Arba Tembilahan Sering Jadi Penyebab Kecelakaan
- Spesialis Pembobol Rumah yang Meresahkan Warga Kibin Akhirnya Berhasil Diringkus Polisi
- DPW Ormas Badak Banten Gelar Raker, Perkuat Solidaritas, Wujudkan Organisasi Mandiri dan Bermanfaat bagi Masyarakat
- Dugaan Penyekapan dan Perampasan Barang, Subkontraktor Pembangunan KDMP Lapor Perlakuan Tidak Wajar Kades Nayagati
- Dugaan Penipuan Kepala Desa Ciginggang Ditangani DPMD, LSM GMBI Desak Tindakan Tegas
- Dakwaan Korupsi Tak Terbukti, Kuasa Hukum Minta Oya Masri Dibebaskan
- LSM GMBI Lebak Jalin Silaturahmi ke Polres Lebak, Tegaskan Komitmen Dukung Pemberantasan Korupsi
- Perbedaan Harga Pupuk Subsidi di Cilograng Jadi Sorotan, Diduga Ada Pelanggaran Aturan
LMP MACAB Serang, Soroti Sampah Pasar Cikande Sudah Menggunung Tak Kunjung di Angkut.
PEMRED : Iyan Baduy
SERANG - info fakta news
Sering menumpuknya sampah pasar Cikande, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, seakan tidak terkelola dengan baik menjadi sorotan Laskar Merah Putih Markas Cabang Kabupaten Serang.
Hal ini disampaikan Iyan Kusyandi Selaku Ketua LMP MACAB Serang, dengan Kamada Rudi Ongky dan Ketum HM. Arsyad Channu, di Mako LMP MACAB Serang, Jl. Raya Rangkasbitung-Cikande, Km. 2,5 Desa Cikande, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (8/4/25).
Menurut Iyan penangan sampah di pasar Cikande dinilai lamban dan tidak profesional, hal ini terlihat seringnya sampah pasar menumpuk sampai menggunung tapi tak kunjung di angkut.
Kondisi sampah seperti ini sudah sering terjadi bahkan sudah jadi pemandangan rutin bagi pengunjung pasar Cikande, yang seolah sampai saat ini belum ada solusi untuk mengatasinya.

Iyan katakan, Bupati Serang terkait permasalahan sampah pasar Cikande ini harus segera turun tangan, pasalnya diduga DLH dan Kebersihan Kabupaten Serang, Disperindag Kabupaten Serang dan Pemerintah Kecamatan Cikande terkesan tidak serius dalam penangan sampah pasar ini.
"Coba perhatikan sampah pasar Cikande kondisi di TPS sudah sangat memperihatinkan, tumpukan sampah sudah menggunung dan berserakan tapi tak kunjung diangkut, mirisnya sampah sudah menutupi badan jalan yang merupakan akses keluar masuk pasar" ucapnya.
Lanjut Iyan, " sebenarnya tidak ada alasan terkait pengangkutan sampah dari segi operasional, karena dari pedagang setiap hari di pungut iuran untuk kebersihan belum lagi anggaran yang diluncurkan Pemkab Serang", tegas iyan.
Pengelola sampah pasar Cikande patut di evaluasi kinerjanya, karena di duga tidak profesional juga terkesan tidak mempunyai solusi yang tepat dalam mengatasi permasalahan sampah ini.
Oleh karena itu kata Iyan, LMP MACAB Serang akan segera berkirim surat permohonan audiensi yang ditunjukan ke Camat Cikande, dan untuk menghadirkan pengelola sampah pasar guna mencari win win solution.
(Red)






