- Pengguna Jalan Keluhkan Pengatur Jalan Di Pertigaan Lampu Merah Pintu Tol Cikande, Diminta Untuk Ditertibkan.
- Satresnarkoba Polres Serang Berhasil Ringkus Dua Pengedar Tembakau Sintetis dari Dua Wilayah Berbeda.
- Ajudan Gubernur Kaltim Asky Rizal Toding Mohon Maaf Secara Terbuka Atas Sikap Arogansi Yang Viral
- Ajudan Gubernur Kaltim Anggota Polri, Diduga Arogan Senggol Pendemo Di Halaman Masjid, Publik Desak Pemeriksaan Tegas.
- MUTASI PEJABAT UTAMA POLD A BANTEN. SERAH TERIMA JABATAN DILAKSANAKAN, INI DAFTAR PERGANTIANNYA
- KAPOLSEK CIKANDE JADI INSPEKTUR UPACARA DI SMPN 1 CIKANDE, KIRIM PESAN INSPIRATIF KEPADA PARA PELAJAR
- TOILET PUBLIK ALUN-ALUN RANGKASBITUNG DIBANGUN HAMPIR Rp1 MILIAR, TAPI TANPA AIR DAN TIDAK BISA DIGUNAKAN
- SATRESNARKOBA POLRES LEBAK AMANKAN PENGEDAR SABU, 18 PAKET BARANG BUKTI DIAMANKAN
- DIDUGA JADI KORBAN PENIPUAN LOKER PT NIPPON SEIKI INDONESIA, 14 ORANG LAPORKAN KE POLRES SERANG
- KONDISI PASAR BANJARSARI CIKANDE DIKRITIK. KEBERSIHAN TERABAIKAN, KANTOR TAK DIURUS, HANYA PUNGUTAN BIAYA YANG RUTIN
Klarifikasi Pegawai PUPR Lebak Terkait Video Joget dan Saweran: Acara Keluarga, Bukan Urusan Kedinasan
PEMRED : Iyan Baduy
LEBAK - info fakta news
Terkait beredarnya video yang menampilkan seorang pria berjoget bersama biduan dangdut dan melakukan saweran, yang kemudian dikaitkan dengan seorang ASN di lingkungan Dinas PUPR Kabupaten Lebak berinisial A.S alias “Papap”, pihak yang bersangkutan angkat bicara memberikan klarifikasi.
A.S menyatakan bahwa dirinya merasa keberatan atas pemberitaan yang beredar, baik di media sosial maupun media online, yang menyudutkan pribadinya tanpa adanya upaya konfirmasi terlebih dahulu dari pihak media. Ia menilai pemberitaan tersebut berpotensi mencemarkan nama baik dan menyeret urusan pribadi ke ranah kedinasan secara tidak proporsional.
“Perlu saya sampaikan bahwa kejadian dalam video itu terjadi dalam acara resepsi pernikahan keluarga besar saya. Saya hanya ikut memeriahkan suasana sebagai bagian dari ungkapan kebahagiaan dan kekeluargaan. Tidak ada kaitannya dengan jabatan atau kedinasan saya sebagai ASN,” ujar A.S saat dihubungi untuk klarifikasi.
A.S juga menambahkan bahwa sebelumnya ia telah meminta secara baik-baik kepada akun TikTok yang pertama kali mengunggah video tersebut agar tidak menyebarluaskannya karena bersifat pribadi. Namun, permintaan tersebut diabaikan, dan video justru kembali muncul di media online tanpa izin dan tanpa konfirmasi terlebih dahulu.
“Saya sudah meminta agar video itu tidak disebarluaskan, karena saya anggap itu ranah privat. Tapi kenapa sekarang malah muncul di media online dengan narasi yang seolah-olah saya melakukan pelanggaran moral sebagai ASN? Ini sangat merugikan nama baik saya dan keluarga,” tegasnya.
Lebih lanjut, A.S menyayangkan adanya narasi dan tuduhan liar yang menyebut dirinya memiliki Wanita Idaman Lain (WIL) dari kalangan penyanyi panggung, tanpa dasar fakta dan bukti yang jelas. Ia menilai hal tersebut merupakan tuduhan yang mengada-ada dan sangat merusak reputasi.
“Saya berharap media lebih profesional dan mengedepankan prinsip jurnalistik dengan mengonfirmasi terlebih dahulu, agar tidak merugikan pihak mana pun, termasuk saya secara pribadi dan institusi tempat saya bekerja,” pungkas A.S.
Sementara itu, hingga berita klarifikasi ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas PUPR Lebak terkait persoalan ini. Namun sejumlah pihak mengimbau agar masyarakat lebih bijak dalam menyikapi informasi di media sosial dan tidak serta merta mengaitkan ranah pribadi seseorang dengan jabatan publiknya tanpa alasan yang sah.
(Red)






