- Proyek Pembangunan Ruas Jalan Sampai–Gunungkencana Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi, GMBI Layangkan Pengaduan ke Kejati Banten
- Isu Pungli Bansos Lebak, Sumber Informasi Tiba‑tiba Berbalik Pernyataan, Publik Makin Bertanya‑tanya
- Bertahun-tahun Rusak Parah, Jalan Pekan Arba Tembilahan Sering Jadi Penyebab Kecelakaan
- Spesialis Pembobol Rumah yang Meresahkan Warga Kibin Akhirnya Berhasil Diringkus Polisi
- DPW Ormas Badak Banten Gelar Raker, Perkuat Solidaritas, Wujudkan Organisasi Mandiri dan Bermanfaat bagi Masyarakat
- Dugaan Penyekapan dan Perampasan Barang, Subkontraktor Pembangunan KDMP Lapor Perlakuan Tidak Wajar Kades Nayagati
- Dugaan Penipuan Kepala Desa Ciginggang Ditangani DPMD, LSM GMBI Desak Tindakan Tegas
- Dakwaan Korupsi Tak Terbukti, Kuasa Hukum Minta Oya Masri Dibebaskan
- LSM GMBI Lebak Jalin Silaturahmi ke Polres Lebak, Tegaskan Komitmen Dukung Pemberantasan Korupsi
- Perbedaan Harga Pupuk Subsidi di Cilograng Jadi Sorotan, Diduga Ada Pelanggaran Aturan
Klarifikasi Pegawai PUPR Lebak Terkait Video Joget dan Saweran: Acara Keluarga, Bukan Urusan Kedinasan
PEMRED : Iyan Baduy
LEBAK - info fakta news
Terkait beredarnya video yang menampilkan seorang pria berjoget bersama biduan dangdut dan melakukan saweran, yang kemudian dikaitkan dengan seorang ASN di lingkungan Dinas PUPR Kabupaten Lebak berinisial A.S alias “Papap”, pihak yang bersangkutan angkat bicara memberikan klarifikasi.
A.S menyatakan bahwa dirinya merasa keberatan atas pemberitaan yang beredar, baik di media sosial maupun media online, yang menyudutkan pribadinya tanpa adanya upaya konfirmasi terlebih dahulu dari pihak media. Ia menilai pemberitaan tersebut berpotensi mencemarkan nama baik dan menyeret urusan pribadi ke ranah kedinasan secara tidak proporsional.
“Perlu saya sampaikan bahwa kejadian dalam video itu terjadi dalam acara resepsi pernikahan keluarga besar saya. Saya hanya ikut memeriahkan suasana sebagai bagian dari ungkapan kebahagiaan dan kekeluargaan. Tidak ada kaitannya dengan jabatan atau kedinasan saya sebagai ASN,” ujar A.S saat dihubungi untuk klarifikasi.
A.S juga menambahkan bahwa sebelumnya ia telah meminta secara baik-baik kepada akun TikTok yang pertama kali mengunggah video tersebut agar tidak menyebarluaskannya karena bersifat pribadi. Namun, permintaan tersebut diabaikan, dan video justru kembali muncul di media online tanpa izin dan tanpa konfirmasi terlebih dahulu.
“Saya sudah meminta agar video itu tidak disebarluaskan, karena saya anggap itu ranah privat. Tapi kenapa sekarang malah muncul di media online dengan narasi yang seolah-olah saya melakukan pelanggaran moral sebagai ASN? Ini sangat merugikan nama baik saya dan keluarga,” tegasnya.
Lebih lanjut, A.S menyayangkan adanya narasi dan tuduhan liar yang menyebut dirinya memiliki Wanita Idaman Lain (WIL) dari kalangan penyanyi panggung, tanpa dasar fakta dan bukti yang jelas. Ia menilai hal tersebut merupakan tuduhan yang mengada-ada dan sangat merusak reputasi.
“Saya berharap media lebih profesional dan mengedepankan prinsip jurnalistik dengan mengonfirmasi terlebih dahulu, agar tidak merugikan pihak mana pun, termasuk saya secara pribadi dan institusi tempat saya bekerja,” pungkas A.S.
Sementara itu, hingga berita klarifikasi ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas PUPR Lebak terkait persoalan ini. Namun sejumlah pihak mengimbau agar masyarakat lebih bijak dalam menyikapi informasi di media sosial dan tidak serta merta mengaitkan ranah pribadi seseorang dengan jabatan publiknya tanpa alasan yang sah.
(Red)






