- Di Tengah HUT RI ke-81, Rp240 Triliun Program Kopdes Merah Putih Dinilai Celios : Kado Kemerdekaan yang Berpotensi Menjadi Beban Utang Seluruh Rakyat
- Dugaan Bunuh Diri Ternyata Pembunuhan Berencana, Polresta Tangerang Ungkap Kejahatan Kelam Kekasih Berkeluarga
- Semarak HUT RI ke-81: Kades Cikande Oman Saputra Gelar Turnamen Catur, Dibuka Resmi oleh Camat Cikande
- Komplotan Pencurian Besi di Cikande, Sosok Terkenal Mantan Direktur BUMDes, hingga Gaya Hidup Mewah yang Jadi Sorotan
- Bongkar Komplotan Pencurian Besi Senilai Rp135 Juta, Polsek Cikande Amankan 5 Tersangka Termasuk Penadah
- Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-28 BPPKB Banten DPC Serang, Pemred Info Fakta News, Tetap Jaga Persatuan, Kukuhkan Peran di Tengah Masyarakat
- Hasil Musyawarah Desa Gabus : Warga Dukung PT MPP, Namun Temukan Fakta Baru, Sungai Tetap Hitam Meski Perusahaan Tidak Berproduksi
- PPP Lebak Hadir di Tengah Kemarau, Warga Bintangresmi Terima Bantuan Air Bersih
- Belum Ada Pejabat PPID, Desa Parigi Kecamatan Cikande Dipertanyakan : Pengabaian Hak Informasi Warga Bertentangan UU KIP
- Jalin Kedekatan dengan Warga, Bhabinkamtibmas Desa Koper Luncurkan Program Warung Bhabinkamtibmas
Kanit Lantas Polsek Cikande, Tertibkan Truk Tanah Parkir Liar di Bahu Jalan Cirabit.
PEMRED : Iyan Baduy
SERANG - info fakta news
Mengantisipasi terjadi laka lantas di jalan Raya Cikande - Rangkasbitung akibat truk pengangkut tanah yang parkir sembarangan di bahu jalan, unit satuan lalu lintas Polsek Cikande Tertibkan truk pengangkut tanah untuk tidak parkir di bahu jalan.
Kegiatan tersebut di pimpin langsung Kanit Lantas Polsek Cikande Iptu Rudi Safrudin dan menurunkan dua anggota unit lantas Bripka Antho serta Bripka Dedi, pada Jumat sore (7/3/25).
Pada awak media Iptu Rudi mengatakan, kegiatan ini dalam upaya menciptakan rasa nyaman para pengguna jalan sekaligus mengantisipasi terjadinya laka lantas karena keberadaan truk tanah yang parkir berjejer bahu jalan rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Ditegaskan Iptu Rudi sebenarnya sudah ada imbauan dan kesepakatan dengan pengusaha ekspedisi angkutan yang mengangkut tanah untuk tidak mengeluarkan truk setelah muat sebelum jam operasional yang sudah ditentukan.

Tetapi nyatanya hal ini hanya berjalan beberapa waktu saja yang kemudian sopir pengangkut tanah seperti terlihat kembali parkir lagi di bahu jalan.
Iptu Rudi berharap agar pengusaha ekspedisi truk pengangkut tanah menekankan pada sopirnya untuk parkir di kantong parkir yang sudah disediakan sebelum jam operasional, kata Iptu Rudi.
Ada kesadaran dari para sopir truk pengangkut tanah akan bahaya bila memaksakan parkir dibahu jalan terhadap kendaraan lain, juga mengutamakan keselamatan para pengguna jalan lainnya. Pungkasnya
(Red)






