- Proyek Pembangunan Ruas Jalan Sampai–Gunungkencana Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi, GMBI Layangkan Pengaduan ke Kejati Banten
- Isu Pungli Bansos Lebak, Sumber Informasi Tiba‑tiba Berbalik Pernyataan, Publik Makin Bertanya‑tanya
- Bertahun-tahun Rusak Parah, Jalan Pekan Arba Tembilahan Sering Jadi Penyebab Kecelakaan
- Spesialis Pembobol Rumah yang Meresahkan Warga Kibin Akhirnya Berhasil Diringkus Polisi
- DPW Ormas Badak Banten Gelar Raker, Perkuat Solidaritas, Wujudkan Organisasi Mandiri dan Bermanfaat bagi Masyarakat
- Dugaan Penyekapan dan Perampasan Barang, Subkontraktor Pembangunan KDMP Lapor Perlakuan Tidak Wajar Kades Nayagati
- Dugaan Penipuan Kepala Desa Ciginggang Ditangani DPMD, LSM GMBI Desak Tindakan Tegas
- Dakwaan Korupsi Tak Terbukti, Kuasa Hukum Minta Oya Masri Dibebaskan
- LSM GMBI Lebak Jalin Silaturahmi ke Polres Lebak, Tegaskan Komitmen Dukung Pemberantasan Korupsi
- Perbedaan Harga Pupuk Subsidi di Cilograng Jadi Sorotan, Diduga Ada Pelanggaran Aturan
Kanit Lantas Polsek Cikande, Tertibkan Truk Tanah Parkir Liar di Bahu Jalan Cirabit.
PEMRED : Iyan Baduy
SERANG - info fakta news
Mengantisipasi terjadi laka lantas di jalan Raya Cikande - Rangkasbitung akibat truk pengangkut tanah yang parkir sembarangan di bahu jalan, unit satuan lalu lintas Polsek Cikande Tertibkan truk pengangkut tanah untuk tidak parkir di bahu jalan.
Kegiatan tersebut di pimpin langsung Kanit Lantas Polsek Cikande Iptu Rudi Safrudin dan menurunkan dua anggota unit lantas Bripka Antho serta Bripka Dedi, pada Jumat sore (7/3/25).
Pada awak media Iptu Rudi mengatakan, kegiatan ini dalam upaya menciptakan rasa nyaman para pengguna jalan sekaligus mengantisipasi terjadinya laka lantas karena keberadaan truk tanah yang parkir berjejer bahu jalan rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Ditegaskan Iptu Rudi sebenarnya sudah ada imbauan dan kesepakatan dengan pengusaha ekspedisi angkutan yang mengangkut tanah untuk tidak mengeluarkan truk setelah muat sebelum jam operasional yang sudah ditentukan.

Tetapi nyatanya hal ini hanya berjalan beberapa waktu saja yang kemudian sopir pengangkut tanah seperti terlihat kembali parkir lagi di bahu jalan.
Iptu Rudi berharap agar pengusaha ekspedisi truk pengangkut tanah menekankan pada sopirnya untuk parkir di kantong parkir yang sudah disediakan sebelum jam operasional, kata Iptu Rudi.
Ada kesadaran dari para sopir truk pengangkut tanah akan bahaya bila memaksakan parkir dibahu jalan terhadap kendaraan lain, juga mengutamakan keselamatan para pengguna jalan lainnya. Pungkasnya
(Red)






