- Pengguna Jalan Keluhkan Pengatur Jalan Di Pertigaan Lampu Merah Pintu Tol Cikande, Diminta Untuk Ditertibkan.
- Satresnarkoba Polres Serang Berhasil Ringkus Dua Pengedar Tembakau Sintetis dari Dua Wilayah Berbeda.
- Ajudan Gubernur Kaltim Asky Rizal Toding Mohon Maaf Secara Terbuka Atas Sikap Arogansi Yang Viral
- Ajudan Gubernur Kaltim Anggota Polri, Diduga Arogan Senggol Pendemo Di Halaman Masjid, Publik Desak Pemeriksaan Tegas.
- MUTASI PEJABAT UTAMA POLD A BANTEN. SERAH TERIMA JABATAN DILAKSANAKAN, INI DAFTAR PERGANTIANNYA
- KAPOLSEK CIKANDE JADI INSPEKTUR UPACARA DI SMPN 1 CIKANDE, KIRIM PESAN INSPIRATIF KEPADA PARA PELAJAR
- TOILET PUBLIK ALUN-ALUN RANGKASBITUNG DIBANGUN HAMPIR Rp1 MILIAR, TAPI TANPA AIR DAN TIDAK BISA DIGUNAKAN
- SATRESNARKOBA POLRES LEBAK AMANKAN PENGEDAR SABU, 18 PAKET BARANG BUKTI DIAMANKAN
- DIDUGA JADI KORBAN PENIPUAN LOKER PT NIPPON SEIKI INDONESIA, 14 ORANG LAPORKAN KE POLRES SERANG
- KONDISI PASAR BANJARSARI CIKANDE DIKRITIK. KEBERSIHAN TERABAIKAN, KANTOR TAK DIURUS, HANYA PUNGUTAN BIAYA YANG RUTIN
Gudang Cantika Luwu Utara Beroperasi Tanpa Izin, Warga Desak Penutupan dan Proses Hukum
PEMRED : Iyan Baduy
LUWU UTARA , – info Fakta news
Gudang Cantika, tempat usaha barang campuran di Desa Subur, Kecamatan Sukamaju, menjadi sorotan dan viral di media sosial karena beroperasi tanpa izin resmi serta diduga melanggar peraturan perundang-undangan.
Hasil pengecekan dan laporan warga menunjukkan pengelola gudang, Gusti Ayu KD Parwati, tidak dapat menunjukkan dokumen perizinan yang sah maupun memberikan penjelasan jelas terkait kegiatan usahanya.
Aktivitas ini bertentangan dengan UU No.23/2014, UU No.11/2020, serta aturan Kementerian Perdagangan yang mewajibkan izin dan standar operasional usaha.
Warga sekitar merasa dirugikan dan khawatir akan risiko keamanan, kerusakan lingkungan, serta gangguan ketertiban umum.
Keberadaan gudang ini dinilai merugikan kepentingan publik dan melanggar kewenangan pemerintah daerah.
Kasus ini menarik perhatian Kapolda Sulawesi Selatan, jajaran kepolisian setempat, Sekretaris Ketua DPP Poros Rakyat, dan awak media yang hadir di lokasi. Hingga kini belum ada tindak lanjut resmi.
Warga dan pihak yang hadir sepakat mendesak pemeriksaan mendalam. Jika terbukti ilegal, gudang diminta segera ditutup, kegiatan dihentikan, dan pengelola diproses hukum sesuai aturan yang berlaku. Masyarakat kini menanti tindakan nyata dari pemerintah dan aparat penegak hukum.
(Tim)






