- Di Tengah HUT RI ke-81, Rp240 Triliun Program Kopdes Merah Putih Dinilai Celios : Kado Kemerdekaan yang Berpotensi Menjadi Beban Utang Seluruh Rakyat
- Dugaan Bunuh Diri Ternyata Pembunuhan Berencana, Polresta Tangerang Ungkap Kejahatan Kelam Kekasih Berkeluarga
- Semarak HUT RI ke-81: Kades Cikande Oman Saputra Gelar Turnamen Catur, Dibuka Resmi oleh Camat Cikande
- Komplotan Pencurian Besi di Cikande, Sosok Terkenal Mantan Direktur BUMDes, hingga Gaya Hidup Mewah yang Jadi Sorotan
- Bongkar Komplotan Pencurian Besi Senilai Rp135 Juta, Polsek Cikande Amankan 5 Tersangka Termasuk Penadah
- Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-28 BPPKB Banten DPC Serang, Pemred Info Fakta News, Tetap Jaga Persatuan, Kukuhkan Peran di Tengah Masyarakat
- Hasil Musyawarah Desa Gabus : Warga Dukung PT MPP, Namun Temukan Fakta Baru, Sungai Tetap Hitam Meski Perusahaan Tidak Berproduksi
- PPP Lebak Hadir di Tengah Kemarau, Warga Bintangresmi Terima Bantuan Air Bersih
- Belum Ada Pejabat PPID, Desa Parigi Kecamatan Cikande Dipertanyakan : Pengabaian Hak Informasi Warga Bertentangan UU KIP
- Jalin Kedekatan dengan Warga, Bhabinkamtibmas Desa Koper Luncurkan Program Warung Bhabinkamtibmas
Grup 1 Kopassus Gelar Gerakan Pangan Murah Dukung Program SPHP Beras
PEMRED : Iyan Baduy
SERANG - info fakta news
Dalam rangka mendukung Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Beras yang digelar serentak di seluruh Indonesia, Grup 1 Kopassus melaksanakan Gerakan Pangan Murah di Stadion Heroic Grup 1 Kopassus, pada Jumat (18/7/2025).
Program SPHP Beras merupakan inisiatif pemerintah yang melibatkan sejumlah BUMN, seperti Perum Bulog, PT Pos Indonesia, ID Food, PTPN, dan Pupuk Indonesia Holding Company. Beras SPHP dikemas dalam ukuran 5 kilogram dan dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, sebagai upaya menekan gejolak harga dan menjaga daya beli masyarakat.
Komandan Grup 1 Kopassus, Kolonel Inf Amril H. Tehupelasury, S.I.P, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Kopassus terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan.
“Program ini sangat baik untuk membantu warga di sekitar Grup 1 Kopassus. Ini adalah wujud dukungan kami terhadap ketahanan pangan nasional, sekaligus menjamin keterjangkauan pangan bagi masyarakat,” ujar Kolonel Amril.
Ia menambahkan bahwa SPHP Beras tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pengendalian harga, tetapi juga sebagai alat penting dalam perlindungan sosial dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Beras yang mudah dijangkau akan membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga. Ini berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, terutama mereka yang berpendapatan rendah,” tandasnya.
Kolonel Amril, lulusan Akademi Militer tahun 2002, berharap Gerakan Pangan Murah ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
“Dengan adanya program SPHP ini, masyarakat dapat lebih mudah mengakses beras dengan harga terjangkau. Semoga kebutuhan pokok sehari-hari dapat terpenuhi dengan baik dan memberikan dampak nyata,” pungkasnya.
Gerakan Pangan Murah ini menjadi bukti sinergi antara TNI dan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional serta mendukung kesejahteraan masyarakat.
(Red)






