- Polsek Cikande Respon Cepat Aduan Masyarakat di 110, Pengendara Sepeda Motor Perempuan, Diikuti 3 OTK.
- Pengguna Jalan Keluhkan Pengatur Jalan Di Pertigaan Lampu Merah Pintu Tol Cikande, Diminta Untuk Ditertibkan.
- Satresnarkoba Polres Serang Berhasil Ringkus Dua Pengedar Tembakau Sintetis dari Dua Wilayah Berbeda.
- Ajudan Gubernur Kaltim Asky Rizal Toding Mohon Maaf Secara Terbuka Atas Sikap Arogansi Yang Viral
- Ajudan Gubernur Kaltim Anggota Polri, Diduga Arogan Senggol Pendemo Di Halaman Masjid, Publik Desak Pemeriksaan Tegas.
- MUTASI PEJABAT UTAMA POLD A BANTEN. SERAH TERIMA JABATAN DILAKSANAKAN, INI DAFTAR PERGANTIANNYA
- KAPOLSEK CIKANDE JADI INSPEKTUR UPACARA DI SMPN 1 CIKANDE, KIRIM PESAN INSPIRATIF KEPADA PARA PELAJAR
- TOILET PUBLIK ALUN-ALUN RANGKASBITUNG DIBANGUN HAMPIR Rp1 MILIAR, TAPI TANPA AIR DAN TIDAK BISA DIGUNAKAN
- SATRESNARKOBA POLRES LEBAK AMANKAN PENGEDAR SABU, 18 PAKET BARANG BUKTI DIAMANKAN
- DIDUGA JADI KORBAN PENIPUAN LOKER PT NIPPON SEIKI INDONESIA, 14 ORANG LAPORKAN KE POLRES SERANG
Grup 1 Kopassus Gelar Gerakan Pangan Murah Dukung Program SPHP Beras
PEMRED : Iyan Baduy
SERANG - info fakta news
Dalam rangka mendukung Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Beras yang digelar serentak di seluruh Indonesia, Grup 1 Kopassus melaksanakan Gerakan Pangan Murah di Stadion Heroic Grup 1 Kopassus, pada Jumat (18/7/2025).
Program SPHP Beras merupakan inisiatif pemerintah yang melibatkan sejumlah BUMN, seperti Perum Bulog, PT Pos Indonesia, ID Food, PTPN, dan Pupuk Indonesia Holding Company. Beras SPHP dikemas dalam ukuran 5 kilogram dan dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, sebagai upaya menekan gejolak harga dan menjaga daya beli masyarakat.
Komandan Grup 1 Kopassus, Kolonel Inf Amril H. Tehupelasury, S.I.P, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Kopassus terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan.
“Program ini sangat baik untuk membantu warga di sekitar Grup 1 Kopassus. Ini adalah wujud dukungan kami terhadap ketahanan pangan nasional, sekaligus menjamin keterjangkauan pangan bagi masyarakat,” ujar Kolonel Amril.
Ia menambahkan bahwa SPHP Beras tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pengendalian harga, tetapi juga sebagai alat penting dalam perlindungan sosial dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Beras yang mudah dijangkau akan membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga. Ini berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, terutama mereka yang berpendapatan rendah,” tandasnya.
Kolonel Amril, lulusan Akademi Militer tahun 2002, berharap Gerakan Pangan Murah ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
“Dengan adanya program SPHP ini, masyarakat dapat lebih mudah mengakses beras dengan harga terjangkau. Semoga kebutuhan pokok sehari-hari dapat terpenuhi dengan baik dan memberikan dampak nyata,” pungkasnya.
Gerakan Pangan Murah ini menjadi bukti sinergi antara TNI dan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional serta mendukung kesejahteraan masyarakat.
(Red)






