- Di Tengah HUT RI ke-81, Rp240 Triliun Program Kopdes Merah Putih Dinilai Celios : Kado Kemerdekaan yang Berpotensi Menjadi Beban Utang Seluruh Rakyat
- Dugaan Bunuh Diri Ternyata Pembunuhan Berencana, Polresta Tangerang Ungkap Kejahatan Kelam Kekasih Berkeluarga
- Semarak HUT RI ke-81: Kades Cikande Oman Saputra Gelar Turnamen Catur, Dibuka Resmi oleh Camat Cikande
- Komplotan Pencurian Besi di Cikande, Sosok Terkenal Mantan Direktur BUMDes, hingga Gaya Hidup Mewah yang Jadi Sorotan
- Bongkar Komplotan Pencurian Besi Senilai Rp135 Juta, Polsek Cikande Amankan 5 Tersangka Termasuk Penadah
- Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-28 BPPKB Banten DPC Serang, Pemred Info Fakta News, Tetap Jaga Persatuan, Kukuhkan Peran di Tengah Masyarakat
- Hasil Musyawarah Desa Gabus : Warga Dukung PT MPP, Namun Temukan Fakta Baru, Sungai Tetap Hitam Meski Perusahaan Tidak Berproduksi
- PPP Lebak Hadir di Tengah Kemarau, Warga Bintangresmi Terima Bantuan Air Bersih
- Belum Ada Pejabat PPID, Desa Parigi Kecamatan Cikande Dipertanyakan : Pengabaian Hak Informasi Warga Bertentangan UU KIP
- Jalin Kedekatan dengan Warga, Bhabinkamtibmas Desa Koper Luncurkan Program Warung Bhabinkamtibmas
Diduga Jadi Tempat Prostitusi Online, Warga Gerebek Tempat Kost di Desa Cikande
PEMRED : Iyan Baduy
SERANG - info fakta news
Empat kamar tempat kost yang diduga jadi sarang prostitusi online di geruduk warga, pada sabtu malam pukul 20.00 wib, penggerebekan dilakukan oleh warga bersama petugas kepolisian dari Polsek Cikande, Polres Serang.
Kabar tempat kost yang diduga jadi sarang prostitusi online ini telah ramai dan meresahkan warga sekitar, warga yang geram pada akhirnya mendatangi tempat kost tersebutber yang berlokasi di Desa cikande, Kecamatan Cikande, kabupaten serang, pada Sabtu malam (28/12/24).
Saat didatangi warga dan polisi menemukan ada 4 wanita yang diduga sedang menunggu pelanggannya lewat online.
Menurut Ustad Ahmad Humaid didampingi tokoh masyarakat Cikande permai Ustad Ujang Supriatna, menjelaskan keberadaan tempat prostitusi online sudah sangat meresahkan sehingga akhirnya warga beramai-ramai mendatangi tempat kost tersebut.
"Kami menolak adanya tempat kost di jadikan tempat prostitusi , maka kami bersama warga datang kesini untuk memastikan tidak ada tempat maksiat di wilayah kecamatan Cikande kecamatan jawilan dalam bentuk apapun," Ucap Ahmad Humaedi pada awak media di lokasi penggerebekan.
Terpisah ditemui di mapolsek Cikande, Pawas Polsek Cikande IPDA Dadang Hamdani menjelaskan membenarkan telah terjadi adanya warga yang mendatangi salah satu tempat kost, dan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan Polsek Cikande menurunkan anggota ke lokasi, sehingga situasi dapat dikendalikan.
.jpg)
Sementara Polisi mengamankan empat wanita diduga pelaku prostitusi online dari lokasi tersebut di bawa ke Polsek Cikande guna dimintai keterangan lebih lanjut.
IPDA Dadang Hamdani imbau warga, apabila ditemukan ada tempat kost yang dijadikan tempat prostitusi agar warga jangan segan untuk melapor ke Polsek Cikande, serta tetap menjaga ketertiban.
(Red)






