- Pengguna Jalan Keluhkan Pengatur Jalan Di Pertigaan Lampu Merah Pintu Tol Cikande, Diminta Untuk Ditertibkan.
- Satresnarkoba Polres Serang Berhasil Ringkus Dua Pengedar Tembakau Sintetis dari Dua Wilayah Berbeda.
- Ajudan Gubernur Kaltim Asky Rizal Toding Mohon Maaf Secara Terbuka Atas Sikap Arogansi Yang Viral
- Ajudan Gubernur Kaltim Anggota Polri, Diduga Arogan Senggol Pendemo Di Halaman Masjid, Publik Desak Pemeriksaan Tegas.
- MUTASI PEJABAT UTAMA POLD A BANTEN. SERAH TERIMA JABATAN DILAKSANAKAN, INI DAFTAR PERGANTIANNYA
- KAPOLSEK CIKANDE JADI INSPEKTUR UPACARA DI SMPN 1 CIKANDE, KIRIM PESAN INSPIRATIF KEPADA PARA PELAJAR
- TOILET PUBLIK ALUN-ALUN RANGKASBITUNG DIBANGUN HAMPIR Rp1 MILIAR, TAPI TANPA AIR DAN TIDAK BISA DIGUNAKAN
- SATRESNARKOBA POLRES LEBAK AMANKAN PENGEDAR SABU, 18 PAKET BARANG BUKTI DIAMANKAN
- DIDUGA JADI KORBAN PENIPUAN LOKER PT NIPPON SEIKI INDONESIA, 14 ORANG LAPORKAN KE POLRES SERANG
- KONDISI PASAR BANJARSARI CIKANDE DIKRITIK. KEBERSIHAN TERABAIKAN, KANTOR TAK DIURUS, HANYA PUNGUTAN BIAYA YANG RUTIN
Diduga Gagal Pengawasan Dana Pendidikan, SMPN 2 Tenjo Rusak Meski Anggaran Mengucur
PEMRED : Iyan Baduy
BOGOR - info fakta news
Kondisi Gedung sekolah yang kondisinya memprihatinkan dan terkesan tidak terurus menjadi sorotan publik khususnya masyarakat Kecamatan Tenjo.
Betapa tidak, sekolah yang biaya perawatannya sudah dianggarkan negara dan di gelontorkan secara rutin, tetapi kondisi bangunannya banyak yang rusak.
Tentu hal ini mengundang banyak tanya terkait anggaran pemeliharaan yang ada, diduga tidak dilaksanakan dan bangunan dibiarkan rusak.
Sekolah ini SMPN 2 Tenjo yang beralamat tepatnya di Desa Tapis, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Padahal biaya pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah di tahun 2025 dianggarkan lebih dari Rp100 juta.
Pantauan di lokasi beberapa ruang kelas tidak memiliki pintu dan plafon nya pun banyak yang sudah jebol.
Tentu kondisi ini dapat mengganggu konsentrasi serta kenyamanan siswa dan guru dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, SMPN 2 Tenjo menerima anggaran pemeliharaan tahun 2025 Tahap I sebesar Rp.44.355.200 dan Tahap II sebesar Rp.57.046.840. Namun, realitas fisik sekolah dinilai tidak sebanding dengan besarnya anggaran yang dikucurkan negara.
Saat di temui kesekolah Kepala Sekolah sedang tidak berada di tempat.
Ketidakhadiran pimpinan sekolah ini semakin memunculkan tanda tanya besar terkait pengawasan dan tanggung jawab pengelolaan anggaran.
Berikutnya.
Sampai berita ini belum ada penjelasan yang disampaikan fihak sekolah.
(Red)






