- Di Tengah HUT RI ke-81, Rp240 Triliun Program Kopdes Merah Putih Dinilai Celios : Kado Kemerdekaan yang Berpotensi Menjadi Beban Utang Seluruh Rakyat
- Dugaan Bunuh Diri Ternyata Pembunuhan Berencana, Polresta Tangerang Ungkap Kejahatan Kelam Kekasih Berkeluarga
- Semarak HUT RI ke-81: Kades Cikande Oman Saputra Gelar Turnamen Catur, Dibuka Resmi oleh Camat Cikande
- Komplotan Pencurian Besi di Cikande, Sosok Terkenal Mantan Direktur BUMDes, hingga Gaya Hidup Mewah yang Jadi Sorotan
- Bongkar Komplotan Pencurian Besi Senilai Rp135 Juta, Polsek Cikande Amankan 5 Tersangka Termasuk Penadah
- Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-28 BPPKB Banten DPC Serang, Pemred Info Fakta News, Tetap Jaga Persatuan, Kukuhkan Peran di Tengah Masyarakat
- Hasil Musyawarah Desa Gabus : Warga Dukung PT MPP, Namun Temukan Fakta Baru, Sungai Tetap Hitam Meski Perusahaan Tidak Berproduksi
- PPP Lebak Hadir di Tengah Kemarau, Warga Bintangresmi Terima Bantuan Air Bersih
- Belum Ada Pejabat PPID, Desa Parigi Kecamatan Cikande Dipertanyakan : Pengabaian Hak Informasi Warga Bertentangan UU KIP
- Jalin Kedekatan dengan Warga, Bhabinkamtibmas Desa Koper Luncurkan Program Warung Bhabinkamtibmas
Damkar Pemkab Lebak Evakuasi Ular Sanca Masuk Pemukiman Padat Penduduk Di Rangkasbitung
PEMRED : Iyan Baduy
LEBAK - info fakta news, Team Damkar Pemerintah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, evakuasi ular sanca yang masuk ke pemukiman yang padat penduduk di Kp. Kalimati RT.001, RW. 002 Kelurahan Muara Ciujung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, pada Kamis (24/10/24).
Ular sanca dengan Bobot 10 kg dan panjang 3 m ini sebelumnya diketemukan Ade Sumarna di belakang rumah di kandang ayam miliknya pada saat dirinya akan memberi makan ayam peliharaannya.
Pada saat Ade akan memberi makan ayam di kandang tidak ada satu ekorpun ayam miliknya, ternyata 4 ekor ayam sudah habis di lahap seekor ular sanca, terlihat perut ular sanca kembung.
Team Damkar Pemkab Lebak yang turun kelokasi untuk mengevakuasi ular sanca dipimpin Danton Ahmad Rifai, Danru Ajo serta dua anggota Paris dan Anggi.
Hasil pantauan dilapangan kemungkinan ular sanca tersebut berasal dari sekitar rawa yang saat ini banyak di tumbuhi eceng gondok tidak jauh dari ditemukannya ular sanca tersebut.
Rawa yang terletak dikampung Kalimati ini diduga kurang terkontrol dinas terkait bahkan terkesan tidak terawat, hal ini dapat dilihat dari kondisi rawa yang banyak di tumbuhi tanaman liar.
(Red)






