- Pengguna Jalan Keluhkan Pengatur Jalan Di Pertigaan Lampu Merah Pintu Tol Cikande, Diminta Untuk Ditertibkan.
- Satresnarkoba Polres Serang Berhasil Ringkus Dua Pengedar Tembakau Sintetis dari Dua Wilayah Berbeda.
- Ajudan Gubernur Kaltim Asky Rizal Toding Mohon Maaf Secara Terbuka Atas Sikap Arogansi Yang Viral
- Ajudan Gubernur Kaltim Anggota Polri, Diduga Arogan Senggol Pendemo Di Halaman Masjid, Publik Desak Pemeriksaan Tegas.
- MUTASI PEJABAT UTAMA POLD A BANTEN. SERAH TERIMA JABATAN DILAKSANAKAN, INI DAFTAR PERGANTIANNYA
- KAPOLSEK CIKANDE JADI INSPEKTUR UPACARA DI SMPN 1 CIKANDE, KIRIM PESAN INSPIRATIF KEPADA PARA PELAJAR
- TOILET PUBLIK ALUN-ALUN RANGKASBITUNG DIBANGUN HAMPIR Rp1 MILIAR, TAPI TANPA AIR DAN TIDAK BISA DIGUNAKAN
- SATRESNARKOBA POLRES LEBAK AMANKAN PENGEDAR SABU, 18 PAKET BARANG BUKTI DIAMANKAN
- DIDUGA JADI KORBAN PENIPUAN LOKER PT NIPPON SEIKI INDONESIA, 14 ORANG LAPORKAN KE POLRES SERANG
- KONDISI PASAR BANJARSARI CIKANDE DIKRITIK. KEBERSIHAN TERABAIKAN, KANTOR TAK DIURUS, HANYA PUNGUTAN BIAYA YANG RUTIN
Dalih Menjadi Mualaf, Seorang Pria Asal Suku Baduy Bawa Kabur Sepeda Motor dan Tipu Warga.
PEMRED : Iyan Baduy
LEBAK - info fakta news
SA pria asal suku Baduy ditangkap Polisi Polsek Gunung Kencana Polres Lebak, karena diduga telah menipu dan gelapkan sepeda motor milik warga di Kabupaten Lebak.
Peristiwa berawal SA yang merupakan warga asal suku Baduy mengaku telah menjadi mualaf dan ingin memperdalam ilmu agama dengan mondok di pindok pesantren, kemudian meminta bantuan kepada warga.
Kepada warga yang ditemui SA mengatakan sejak dirinya menjadi mualaf tidak memiliki tempat tinggal lagi, karena sudah keluar dari suku baduy dan ingin di bantu untuk biaya mondok di pondok pesantren.
Karena merasa simpati kepada SA yang sudah hijrah menjadi muslim, beberapa warga percaya bahkan mengulurkan tangan membantu SA untuk mondok di pondok pesantren.
Rasa simpati warga kemudian di jadikan SA untuk melakukan aksi jahatnya dengan meminjam sepeda motor dengan alasan hendak membeli nasi, tapi akhirnya sepeda motor di bawa kabur.
Akibat kelakuan SA tersebut pada akhir warga yang jadi korban penipuan kemudian mencari keberadaan SA dengan menyebar informasi melalui media sosial.
Informasi warga sedang mencari SA ini tersebar luas di beberapa group whatsApp, bahkan ada salah satu korban yang membuat saembara bagi siapa saja yang menemukan dan berhasil membawa JM akan diberikan imbalan berupa uang.
Dan pada akhirnya SA dapat dihentikan pelariannya oleh jajaran Polsek Gunung Kencana yang menemukan tempat persembunyiannya dan menggelandangnya ke Kantor Polisi.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Gunung Kencana Bripka Ali Gufron saat ditemui awak media membenarkan fihaknya telah menangkap SA, ditempat persembunyiannya di Desa Sukanegara, Kecamatan Gunungkencana, ucapnya.
Saat ini pelaku sedang dimintai keterangan oleh penyidik serta pengembangan kasusnya dalam menjalankan aksi apakah ada keterlibatan pelaku lainnya.
Pasca tertangkapnya SA warga yang menjadi korbanpun mendatangi Mapolsek Gunung Kencana, dan berharap barang miliknya yang sudah dibawa kabur pelaku bisa kembali serta meminta APH agar mengusut tuntas kasus ini.
(Red)






