- Polsek Cikande Respon Cepat Aduan Masyarakat di 110, Pengendara Sepeda Motor Perempuan, Diikuti 3 OTK.
- Pengguna Jalan Keluhkan Pengatur Jalan Di Pertigaan Lampu Merah Pintu Tol Cikande, Diminta Untuk Ditertibkan.
- Satresnarkoba Polres Serang Berhasil Ringkus Dua Pengedar Tembakau Sintetis dari Dua Wilayah Berbeda.
- Ajudan Gubernur Kaltim Asky Rizal Toding Mohon Maaf Secara Terbuka Atas Sikap Arogansi Yang Viral
- Ajudan Gubernur Kaltim Anggota Polri, Diduga Arogan Senggol Pendemo Di Halaman Masjid, Publik Desak Pemeriksaan Tegas.
- MUTASI PEJABAT UTAMA POLD A BANTEN. SERAH TERIMA JABATAN DILAKSANAKAN, INI DAFTAR PERGANTIANNYA
- KAPOLSEK CIKANDE JADI INSPEKTUR UPACARA DI SMPN 1 CIKANDE, KIRIM PESAN INSPIRATIF KEPADA PARA PELAJAR
- TOILET PUBLIK ALUN-ALUN RANGKASBITUNG DIBANGUN HAMPIR Rp1 MILIAR, TAPI TANPA AIR DAN TIDAK BISA DIGUNAKAN
- SATRESNARKOBA POLRES LEBAK AMANKAN PENGEDAR SABU, 18 PAKET BARANG BUKTI DIAMANKAN
- DIDUGA JADI KORBAN PENIPUAN LOKER PT NIPPON SEIKI INDONESIA, 14 ORANG LAPORKAN KE POLRES SERANG
Bentuk Peduli Keselamatan Pengguna Jalan, Pengusaha Galian Bersihkan Tanah Yang Berserakan Di Jalan
PEMRED : Iyan Baduy
SERANG - info fakta news
Adanya keluhan masyarakat terkait jalan licin akibat tanah yang tercecer truk pengangkut tanah urugan dari lokasi galian.
Dan demi keselamatan pengguna jalan serta antisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Pengusaha galian bersihkan sisa lumpur dengan menurunkan truk tangki air di jalan Raya Palima - Cinangka, Kabupaten Serang.
Berdasarkan pantauan dilapangan serta informasi yang didapat dari warga ada tiga titik lokasi galian yang beroperasi.
Diantaranya di PT. Telaga Kencana Prima, PT. Wahyu Putra Mulya dan CV. Pabuaran Santosa, yang kesemuanya lokasi galian berada di Desa Panca Negara.
Diketahui aktivitas pembersihan jalan tersebut dilaksanakan oleh PT. Wahyu Putra Mulya.
Pembersihan tanah yang tercecer akibat tumpahan truk pengangkut tanah urug ini dampak yang dirasakan pada cuaca panas menimbulkan debu, tentu hal ini membuat tidak nyaman masyarakat dan pengendara terutama roda dua.
Ditambah saat ini hampir setiap hari turun hujan hal ini mengakibatkan jalanan menjadi licin dan sangat membahayakan pengguna jalan.
Namun demikian menurut salah satu warga sekitar yang enggan namanya diberitakan, dua perusahaan galian terkesan masa bodoh.
Padahal truk pengangkut tanah dari lokasi galian dua perusahaan tersebut juga banyak yang melintasi jalan tersebut.
Masyarakat berharap para pengusaha galian tersebut untuk melakukan pembersihan jalan agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.
(Red)






