Bangunan Liar Sekretariat Ormas, Abaikan Imbauan Fihak Pemilik Tanah Untuk Dibongkar.

PEMRED : Iyan Baduy

29 Mei 2025, 17:35:26 WIB

Bangunan Liar Sekretariat Ormas, Abaikan Imbauan Fihak Pemilik Tanah Untuk Dibongkar.

Poto Bangunan Ormas berdiri diatas lahan Fasum di Jl. Raya Cikande Rangkasbitung yang bertahan untuk di bongkar walau diminta pihak pemilik tanah yang ada di belakang bangun tersebut

SERANG - info fakta news

Ditengah gencarnya POLRI bersama Tim gabungan TNI, Denpom dan Satpol PP, melaksanakan penertiban bangunan ormas yang mendirikan diatas lahan fasilitas umum dan fasilitas sosial tanah milik Negara dan atribut yang mengganggu keindahan serta dipasang di tempat umum, di wilayah hukum Polsek Cikande Polres Serang. 

Ternyata masih ada bangunan sekretariat ormas yang masih berdiri dan terkesan tidak mengindahkan  imbauan Polisi yang sedang lakukan penertiban, khususnya imbauan dari Polsek Cikande.

Bangunan tersebut terletak di Jalan Raya Cikande Rangkasbitung Km. 3, tepatnya di kampung Pabuaran RT. 005 RW. OO4, Desa Cikande, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.

Diketahui bangunan tersebut sebelumnya merupakan Markas LMP Macab Serang yang saat ini tidak lagi memiliki legalitas dan saat ini semua jajaran pengurusnya pun  sudah beralih ke LMP yang memiliki legalitas dengan Ketum HM.Arsyad Channu.

Padahal saat ini di lokasi tersebut sedang dilaksanakan pembongkaran seluruh bangunan atas permintaan fihak pemilik tanah yang meminta agar depan area tanah miliknya supaya dikosongkan. 

Bebera bangunan warung, bengkel, sekretariat ormas BPPKB juga bangunan lainnya sudah melaksanakan pembongkaran secara mandiri, ikuti permintaan fihak pemilik tanah.

Tinggal satu bangunan yang belum dibongkar dan masih bertahan sampai saat ini, berdasarkan Pantauan media dilapangan bangunan tersebut saat ini sudah berubah cat (tidak loreng lagi-red), tiap malam lampu penerangannya pun menyala artinya bangunan tersebut masih dipergunakan

Anehnya tidak terlihat adanya meter listrik dari PLN yang terpasang layaknya dipasang di setiap pelanggan, sedangkan kabel dari tiang listrik ada terpasang kebangunan tersebut.

Mirisnya berdasarkan keterangan dari salah satu eks anggota LMP yang identitasnya tidak bersedia di publikasikan pada awak media mengatakan, sedari dulu sudah beberapa tahun sejak dipasang listrik itu tarik kabel langsung dari tiang listrik tanpa adanya meter listrik.

Sampai berita ini publish media tidak dapat menghubungi (MHY) diduga pihak yang mempertahankan bangunan tersebut guna dikonfirmasi 

(Red).