- Di Tengah HUT RI ke-81, Rp240 Triliun Program Kopdes Merah Putih Dinilai Celios : Kado Kemerdekaan yang Berpotensi Menjadi Beban Utang Seluruh Rakyat
- Dugaan Bunuh Diri Ternyata Pembunuhan Berencana, Polresta Tangerang Ungkap Kejahatan Kelam Kekasih Berkeluarga
- Semarak HUT RI ke-81: Kades Cikande Oman Saputra Gelar Turnamen Catur, Dibuka Resmi oleh Camat Cikande
- Komplotan Pencurian Besi di Cikande, Sosok Terkenal Mantan Direktur BUMDes, hingga Gaya Hidup Mewah yang Jadi Sorotan
- Bongkar Komplotan Pencurian Besi Senilai Rp135 Juta, Polsek Cikande Amankan 5 Tersangka Termasuk Penadah
- Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-28 BPPKB Banten DPC Serang, Pemred Info Fakta News, Tetap Jaga Persatuan, Kukuhkan Peran di Tengah Masyarakat
- Hasil Musyawarah Desa Gabus : Warga Dukung PT MPP, Namun Temukan Fakta Baru, Sungai Tetap Hitam Meski Perusahaan Tidak Berproduksi
- PPP Lebak Hadir di Tengah Kemarau, Warga Bintangresmi Terima Bantuan Air Bersih
- Belum Ada Pejabat PPID, Desa Parigi Kecamatan Cikande Dipertanyakan : Pengabaian Hak Informasi Warga Bertentangan UU KIP
- Jalin Kedekatan dengan Warga, Bhabinkamtibmas Desa Koper Luncurkan Program Warung Bhabinkamtibmas
Aneh, Diduga Ada Penyimpang Anggaran DD, Desa Ciper Malah Sibuk Siapkan diri Ikut Lomba Desa Anti Korupsi.
PEMRED : Iyan Baduy
SERANG - info fakta news
Ditengah adanya dugaan penyimpangan anggaran dana desa dalam program Ketapang tahun anggaran 2023 dan 2024.
Desa Cikande Permai saat ini tengah sibuk mempersiapkan untuk mengikuti lomba desa statistik dan lomba desa anti korupsi.
Padahal sebelumnya sudah terbit pemberitaan di media online Nasional terkait dugaan penyimpangan anggaran tersebut berdasarkan hasil temuan salah satu Ormas Nasional.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dilapangan, temuan tersebut sebelumnya berdasarkan informasi yang didapat dari masyarakat.
Kemudian ditindak lanjuti dengan diadakannya audiensi serta kroscek kelapangan, yang hasilnya memperkuat dugaan adanya penyimpangan Anggaran dana Desa.
Anehnya Kades Cikande Permai Dayari terkesan tidak menganggap adanya permasalahan atas temuan tersebut.
Harus nya permasalahan dugaan adanya penyimpangan anggaran dana desa tersebut di selesaikan dulu dengan membuktikan tidak ada kerugian keuangan Negara.
Terpisah saat di konfirmasi Juru bicara ormas LMP Romi, yang menduga kuat adanya penyimpangan anggaran desa dalam program Ketapang.
Hal ini menurut Romi, berdasarkan informasi dari masyarakat, dan didalami dengan penjelasan pada waktu audiensi dan kroscek fisik kelapangan.
Semua sudah jelas bahwa diduga fisik program Ketapang dilapangan tidak sesuai dengan anggaran yang sudah dikeluarkan.
Dan saat ini pun kita buat lapdu ke APH dan sedang menunggu proses tindak lanjut atas Lapdu ini.
(Red)






