- Polsek Cikande Respon Cepat Aduan Masyarakat di 110, Pengendara Sepeda Motor Perempuan, Diikuti 3 OTK.
- Pengguna Jalan Keluhkan Pengatur Jalan Di Pertigaan Lampu Merah Pintu Tol Cikande, Diminta Untuk Ditertibkan.
- Satresnarkoba Polres Serang Berhasil Ringkus Dua Pengedar Tembakau Sintetis dari Dua Wilayah Berbeda.
- Ajudan Gubernur Kaltim Asky Rizal Toding Mohon Maaf Secara Terbuka Atas Sikap Arogansi Yang Viral
- Ajudan Gubernur Kaltim Anggota Polri, Diduga Arogan Senggol Pendemo Di Halaman Masjid, Publik Desak Pemeriksaan Tegas.
- MUTASI PEJABAT UTAMA POLD A BANTEN. SERAH TERIMA JABATAN DILAKSANAKAN, INI DAFTAR PERGANTIANNYA
- KAPOLSEK CIKANDE JADI INSPEKTUR UPACARA DI SMPN 1 CIKANDE, KIRIM PESAN INSPIRATIF KEPADA PARA PELAJAR
- TOILET PUBLIK ALUN-ALUN RANGKASBITUNG DIBANGUN HAMPIR Rp1 MILIAR, TAPI TANPA AIR DAN TIDAK BISA DIGUNAKAN
- SATRESNARKOBA POLRES LEBAK AMANKAN PENGEDAR SABU, 18 PAKET BARANG BUKTI DIAMANKAN
- DIDUGA JADI KORBAN PENIPUAN LOKER PT NIPPON SEIKI INDONESIA, 14 ORANG LAPORKAN KE POLRES SERANG
Aneh, Diduga Ada Penyimpang Anggaran DD, Desa Ciper Malah Sibuk Siapkan diri Ikut Lomba Desa Anti Korupsi.
PEMRED : Iyan Baduy
SERANG - info fakta news
Ditengah adanya dugaan penyimpangan anggaran dana desa dalam program Ketapang tahun anggaran 2023 dan 2024.
Desa Cikande Permai saat ini tengah sibuk mempersiapkan untuk mengikuti lomba desa statistik dan lomba desa anti korupsi.
Padahal sebelumnya sudah terbit pemberitaan di media online Nasional terkait dugaan penyimpangan anggaran tersebut berdasarkan hasil temuan salah satu Ormas Nasional.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dilapangan, temuan tersebut sebelumnya berdasarkan informasi yang didapat dari masyarakat.
Kemudian ditindak lanjuti dengan diadakannya audiensi serta kroscek kelapangan, yang hasilnya memperkuat dugaan adanya penyimpangan Anggaran dana Desa.
Anehnya Kades Cikande Permai Dayari terkesan tidak menganggap adanya permasalahan atas temuan tersebut.
Harus nya permasalahan dugaan adanya penyimpangan anggaran dana desa tersebut di selesaikan dulu dengan membuktikan tidak ada kerugian keuangan Negara.
Terpisah saat di konfirmasi Juru bicara ormas LMP Romi, yang menduga kuat adanya penyimpangan anggaran desa dalam program Ketapang.
Hal ini menurut Romi, berdasarkan informasi dari masyarakat, dan didalami dengan penjelasan pada waktu audiensi dan kroscek fisik kelapangan.
Semua sudah jelas bahwa diduga fisik program Ketapang dilapangan tidak sesuai dengan anggaran yang sudah dikeluarkan.
Dan saat ini pun kita buat lapdu ke APH dan sedang menunggu proses tindak lanjut atas Lapdu ini.
(Red)






